NASIONAL

Manusia versus Harimau di Riau

Kisah Pertarungan Ditenda Plastik

Kini korban dirawat di Rumah Sakit Puri Husada, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

ddd
Jum'at, 27 Februari 2009, 11:23
Harimau Sumatera
Harimau Sumatera (satwapunah.info)

VIVAnews - Toni (35) dan Mamat (15) keduanya warga Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir yang menjadi korban kebuasan Harimau di Riau. Mereka diterkam saat tertidur di ladang perkebunan karet, Selasa, 24 Februari 2009 lalu.

Kini korban dirawat di Rumah Sakit Puri Husada, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. "Toni yang merupakan paman Mamat mengalami patah tulang dilengan kanannya akibat gigitan Harimau, dan punggungnya robek, " kata Direktur Rumah Sakit Husada, Rasul Alim saat ditemui VIVAnews, Kamis, 26 Februari 2009.

Mamat yang hanya mengalami luka ringan, kini sudah dipulangkan karena kondisinya mulai membaik, Sementara pamannya Toni harus menjalani perawatan intensif dari tim medis.

Pengakuan Toni kepada rumah sakit, keduanya adalah petani, saat itu mereka memang sudah mengetahui bahwa diperladangan itu sering terlihat harimau yang juga masuk ke perkampungan.

Karena pernah melihat Harimau disekitar desa, makanya Toni dan Mamat berinisiatif membersihkan ladang mereka dengan harapan Harimau tidak akan datang kembali ke perkebunan karet.

Bahkan untuk memastikan Harimau tidak akan masuk lagi, mereka mendirikan tenda di perkebunan. Saat malam tiba, mereka tidak kembali ke rumah dan memilih untuk tidur di tenda. "Saat terlelap tidur harimau muncul dan langsung menerkam keduanya di dalam
tenda,"

Perkelahian antara mereka mengakibatkan lengan tangan kanan Toni patah digigit Harimau, dan punggungnya robek akibat cabikan. Sementara Mamat kemenakannya mengalami luka robek di lengan kirinya.

Mamat yang saat itu menggunakan parang berhasil menusuk Harimau, hingga terluka di bagian perutnya. Karena terluka, harimau pergi meninggalkan tenda.

Mengatahui peristiwa itu, warga membalasnya dengan membuat perangkap untuk menyerang balik. Warga memasang jerat untuk
menjebak setiap Harimau yang masuk ke wilayah perkebunan itu. Harimau masuk perangkap dan jadi bulan-bulanan warga untuk selanjutnya di bunuh.

Aksi saling balas antara Harimau dan manusia kerap terjadi tidak hanya di Riau, bahkan aksi penyerangan terjadi di Jambi dan mengakibatkan dua orang petani karet tewas.

Dengan demikian, dalam satu bulan terakhir, empat orang menjadi mangsa keganasan Harimau. Dua tewas di Jambi dan dua luka-luka di Riau. Sementara Harimau yang berhasil masuk perangkap manusia dan langsung dibunuh berjumlah lima.

Laporan: Hafiz Hasian | Riau



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com