NASIONAL

Menhan: F-16 Tambah, Skuadron RI Sangat Kuat

Tak hanya udara, pertahanan laut pun diperkuat. Senjata diperbarui.

ddd
Rabu, 15 Agustus 2012, 15:28
Jet tempur F-16 akan memperkuat pertahanan udara RI
Jet tempur F-16 akan memperkuat pertahanan udara RI (REUTERS/USAF/Staff Sgt. Greg L. Davis/Handout/Files)

VIVAnews -- Indonesia sedang meretas kembali ambisi menjadi negara kuat dan disegani dalam hal pertahanan. Menjadi "Macan Asia" yang tak bisa diremehkan negara lain.

Salah satu upaya mewujudkannya adalah dengan memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista). Terkait itu, Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro, menyatakan pesawat tempur jenis F-16 akan bertambah menjadi 2 sampai 3 kali lipat dari yang sudah dimiliki TNI AU saat ini.

Menurut Purnomo, jika tambahan pesawat tempur tersebut jadi terlaksana, maka skuadron pertahanan udara Indonesia akan menjadi sangat kuat.

"F-16 akan ditambah, jumlahnya nanti dua kali lipat, bisa tiga kali lipat," ujar purnomo dalam jumpa pers di Aula Bhineka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu 15 Agustus 2012.

Hal tersebut, menurut Purnomo, karena ada sinyal positif dari negara Amerika Serikat untuk memberikan tambahan lagi F-16 untuk Indonesia. "Saya dapat laporan dari kunjungan-kunjungan yang ada bahwa mereka (AS) positif untuk menambahkan lagi kepada kita pesawat F-16. Kalau itu terjadi skuadron kita akan sangat kuat," kata Purnomo.

Purnomo menerangkan bahwa pemerintah juga melakukan perawatan pesawat F-16 yang sudah dimiliki. "Memang kita lakukan istilahnya falcon-up atau falcon-star untuk terus me-maintenance pesawat F-16 yang sudah ada," kata Purnomo.

Sementara dalam hal pertahanan wilayah perairan, Wakasal Marsetio menambahkan bahwa TNI AL sudah membuat kontrak pembelian kapal selam buatan Korea Selatan. "Rencananya kita akan membeli 3 kapal selam. Ini sudah kontrak dengan Korea Selatan untuk pembelian 3 kapal selam," kata Marsetio.

Skema kontrak tersebut, lanjut Marsetio, 2 kapal selam dibuat di Korea Selatan, 1 kapal selam dibuat PT PAL. "Skema ini tentu dengan transfer teknologi yang jelas sehingga pada masanya nanti kita tidak hanya membeli tapi juga bisa memproduksi," kata Marsetio.

Selain itu, TNI AL juga akan menambah 11 helikopter anti kapal selam untuk menjawab tantangan ke depan. "Dicanangkan pada tahun 2014 kami membeli 11 helikopter anti kapal selam," kata Marsetio.

Sebab, lanjut MArsetio, anti kapal selam yang dimiliki saat ini sudah tidak layak lagi digunakan. "Kita punya heli anti kapal selam tahun 60-an, pada tahun 70-an sudah pensiun semua atau sudah tak layak," kata Marsetio.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
jadul
29/08/2012
MEMANG ANEH MASYARAKAT INDONESIA, ALUTSISTA MAJU DIKRITIK, ALUTSISTA LEMAH DIKRITIK, MEMANG KITA ITU PANDAINYA CUMA MENGKRITIK DAN MENGOMENTARI....
Balas   • Laporkan
sonilig | 04/09/2012 | Laporkan
bukan bro yang mengkritik itu antek antek mata-mata yang menyusup, yang tidak senang dengan kemampuan militer indonesia
prastanov
27/08/2012
kalau dengan negara tetangga yang satu itu ga usahlah pakai senjata kita tanam saja pohon ganja banyak2, kalau mereka macam2 bakar dah tuh ganja yang jumlahnya hektaran.. pasti lucu jadinya... wkwkwkwk...
Balas   • Laporkan
sonilig | 04/09/2012 | Laporkan
pada leng geleng geleng semua nari striptis
cepot1403
16/08/2012
Gitu aja ko bangga..??..Ngga pernah belajar dari yg dulu dulu waktu kita kena Embargo dari Amerika..sampe harus mengkanibal 1 pswt F16 agar yg lain tetap jalan....Keledai aja ngga dua kali masuk lubang yg sama..kecuali kita bs buat sparepart F16 sndiri..!
Balas   • Laporkan
oscarcharlie | 28/08/2012 | Laporkan
diembargo tapi kok bisa tetap terbang ya??
gank1987 | 28/08/2012 | Laporkan
sembilan masbro,buat apa pesawat tmpur kalo gak bisa nembak...wkwkwk...lebih daripada keledai...gkgkgk
neosack | 16/08/2012 | Laporkan
gue punya hape, gue jual murah dehh hape nya. tpi kalo rusak dan sparepart nya hilang beli di gue aja. skalian gue ksih hibah hape2 gue yg grounded biar kalian rawat. wkwkwkwk
wahyu.wijaya.tirtariga
15/08/2012
strategi as untuk mengimbangi kekuatan china di pasifik, ini persis sama saat uni soviet terancam pengaruhnya di pasifik terutama antek2 british di pasifik, US menghibahkan alutsista besar2an kepada indonesia,, namun saat itu indonesia rapuh didalam,,
Balas   • Laporkan
neosack
15/08/2012
percuma skuadron dan alutista banyak tpi ga di pake, paling nnti karatan trus di kanibal dehh alitusta dan skuadron nya. senggol tuhh negeri teangga yg macem2, jgn diplomatik yg di junjung terus tpi harga diri bangsa juga harus di tingkatin.
Balas   • Laporkan
prastanov | 27/08/2012 | Laporkan
kalau dengan negara tetangga yang satu itu ga usahlah pakai senjata kita tanam saja pohon ganja banyak2, kalau mereka macam2 bakar dah tuh ganja yang jumlahnya hektaran.. pasti lucu jadinya... wkwkwkwk...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru