NASIONAL

KPK: Astaghfirullah Alquran Dikorupsi

"Mulailah dari diri sendiri dan hari ini. Kalau harus naik kereta ya naik kereta."
Rabu, 20 Juni 2012
Oleh : Arry Anggadha, Syahrul Ansyari
Alquran

VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan praktik korupsi dapat terjadi di lembaga manapun. Korupsi bahkan terjadi di Kementerian Agama, sebuah lembaga yang seharusnya menerapkan nilai-nilai hidup yang baik.

"Faktor-faktor korupsi tidak dibatasi lingkungan birokat atau DPR. Justru ada kasus korupsi pengadaan Alquran. Ini luar biasa, saya begitu sedih," kata Plt Deputi Penindakan KPK, KMS Rony dalam sebuah diskusi di Universitas Al Azhar, Jakarta, Rabu 20 Juni 2012.

Rony menyatakan dia mengetahui praktik korupsi itu karena dia turut menanganinya. Selain itu, istrinya adalah salah satu pegawai di kementerian yang dipimpin Suryadharma Ali itu. "Astaghfirullahalazim, kitab suci pun dikorupsi," lanjutnya.

Rony menegaskan praktik korupsi sangat tergantung personel dan peluangnya. Siapa pun dapat menjadi pelaku kejahatan kerah putih tersebut. "Makanya saya tidak sependapat kalau cetakan-cetakan  UI itu menghasilkan koruptor, itu saya juga tersinggung. Jangan lihat lembaganya itu personelnya," ujarnya.

Untuk mengatasi korupsi, Rony memberikan solusi seperti apa yang sering disampaikan ustad kondang Aa Gym. "Mulailah dari diri sendiri dan mulailah hari ini. Hidup sederhana. Kalau harus naik kereta ya naik kereta," ucapnya.

Mengenai dugaan korupsi ti, Kepala Pusat Humas Kementerian Agama, Djubaedi, mengaku belum tahu. "Kalau KPK menerima laporan itu, sah-sah saja. Semua orang kan bisa melaporkan apa saja. Tapi sampai saat ini kami belum menerima adanya laporan korupsi itu," kata Djubaedi saat dihubungi VIVAnews. (umi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found