NASIONAL

Rusuh Papua

Kapolri: Mako Tabuni Rampas Senjata Aparat

Dari Mako Tabuni ditemukan senjata laras pendek dengan 18 peluru.

ddd
Kamis, 14 Juni 2012, 13:55
Papua dilanda kerusuhan
Papua dilanda kerusuhan (Antara/ Anang Budiono)

VIVAnews - Kerusuhan pecah di Ibukota Papua, Jayapura, Kamis 14 Juni 2012. Massa dari Komite Nasional untuk Papua Barat (KNPB) mengamuk setelah penangkapan Ketua I KNPB, Mako Tabuni.

Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatakan Mako Tabuni melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Dia bahkan merampas senjata dari aparat. "Sehingga anggota yang lain melindungi," kata Timur di Istana Negara, Jakarta, Kamis 14 Juni 2012.

Namun, Mako Tabuni terus melawan. Sehingga aparat mengambil tindakan tegas. "Karena sudah diancam akhirnya dilumpuhkan," kata Timur. Dari Mako Tabuni ditemukan senjata laras pendek dengan 18 peluru.

Menurutnya, menyusul kejadian itu, sekelompok orang merusuh di Waena. Mereka mengamuk dan melakukan pembakaran. Namun demikian aparat cepat menguasai keadaan. Kondisi, kini terkendali.

"Saya minta masyarakat tetap tenang. Jayapura khususnya, dan sekitarnya sudah dikuasai aparat Polda dibantu Kodam dan intelijen," ujar Timur.

Timur mengungkapkan, penangkapan Mako Tabuni ini merupakan buntut rentetan penembakan yang terjadi mulai 29 Mei hingga 10 Juni yang lalu. Hasil penyelidikan polisi menemukan adanya kaitan Mako Tabuni dengan peristiwa itu. "Itu yang intensif kami lakukan sehingga hari ini kita dapatkan satu inisial MT," katanya.

Menurut Timur, aparat masih terus menyelidiki dan mengembangkan lebih lanjut siapa sebenarnya pelaku penembakan yang telah memakan korban anggota TNI, polisi, maupun warga sipil itu. Hingga saat ini, polisi telah menetapkan tiga tersangka terkait penembakan Papua.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
alfa_suabey
16/06/2012
pikir dulu baru bertindak, kasihan warga yang tidak bersalah jadi sasaran... Polisi harus lebih propesional....
Balas   • Laporkan
sahabatyosua
16/06/2012
Kesaksian Palsu Pak Polisi...... Tanpa senjata, dan tanpa perlawanan. Mako Tabuni langsung ditembak. Mari bicara sesuai dengan fakta di lapangan jgn hanya krn utk mjga nama baik institusi lalu mengarang cerita utk mendptkan pengakuan.
Balas   • Laporkan
sahabatyosua | 16/06/2012 | Laporkan
Kronologi kejadian... Mako Tabuni ingin makan Pinang,sehingga sekitar pukul,09,10 WIT,pergi ke depan tempat tinggalnya untuk membeli pinang dan di antar oleh dua orang adiknya.Saat mau di antar dan lagi jalan keluar,tanpa tanya,2 Orang Papua dan sekitar 4
sutantantina
15/06/2012
Tumpas segera OPM sampai tuntas, tidak usah takut HAM. Tengok Suriah begitu impresif sama rakyat, tidak ada yang ribut HAM. Ini jelas-jelas penjahat, pengganggu orang yang tidak berdosa... segera lakukan operasi militer
Balas   • Laporkan
trakosong
15/06/2012
Coba kalau gak melawan... gak jadi gini tuh urusannya,,, kalau memang tidak ada kaitannya dgn penembak misterius di papua ya dibuktikan dong !!!
Balas   • Laporkan
yuke.ardian
14/06/2012
NKRI harga mati. Hiduplah Indonesia Raya.
Balas   • Laporkan
sakti_aji
14/06/2012
polri harus tegas, tindakan makar tdk boleh tumbuh di NKRI, kasihan masyarakat yg setia dgn NKRI mjd sasaran amuk massa knpb. bubarkan dan penjarakan semua anggota2nya...
Balas   • Laporkan
palestina
14/06/2012
selamat pak kapolri anda berhasil menang dari intimidasi penghinat bangsa mampus lo preman
Balas   • Laporkan
holland662
14/06/2012
Good luck Polri, TNI, berantas semua pemberontak dan pembunuh berantai sampe keakar-akarnya demi stabilitas Papua
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com