NASIONAL

Dihadang Polisi, Massa Komite Papua Ngamuk

43 orang saat ini diamankan karena diduga melakukan perusakan.

ddd
Senin, 4 Juni 2012, 20:46
Kerusuhan di Papua
Kerusuhan di Papua (REUTERS/ Stringer )

VIVAnews - Sekitar 500 massa Komite Nasional Papua Barat yang hendak menggelar aksi demo ke Taman Imbi Jayapura, dihadang  aparat Kepolisian. Tak senang dihadang, massa pun mengamuk dan melakukan perusakan.

Dari pantauan langsung, massa KNPB yang berencana menggelar aksi demo, mulai berkumpul sejak siang hari dari segala penjuru Kota dan Kabupaten Jayapura serta Keerom. Mereka menetapkan titik kumpul di Expo Waena tepat di Jalan Raya Abepura-Sentani, Senin 4 Juni 2012.

Ratusan Massa yang datang dari arah Sentani dengan 11 truk dan belasan sepeda motor kemudian dihadang dan dibubarkan di perbatasan kota oleh aparat gabungan Brimob dan personil Polresta Jayapura dan Sentani. Massa lantas kembali ke arah Sentani, namun mulai bertindak brutal. Saat tiba di Kampung Harapan, massa lalu mulai anarkis dengan merusak dan menghancurkan marka jalan, serta merusak rumah warga.

Juru Bicara Polda Papua AKBP Yohanes Nugroho Wicaksono saat dikonfirmasi membenarkan aksi anarkis ratusan massa KNPB. "Mereka memang dihadang di batas kota Jayapura, dan saat kembali ke arah Sentani massa merusak rambu, marka jalan serta sejumlah rumah warga," kata Yohanes.

Mengetahui tindakan massa sudah anarkis, sambungnya, aparat gabungan kemudian melakukan pengejaran. Polisi pun berhasil menangkap puluhan massa yang diduga bertindak anarkis. "Ada 43 orang yang diamankan karena diduga melakukan pengerusakan, dan di saat dilakukan pengejaran, satu orang ditemukan terkapar di selokan," jelasnya.

Massa juga melempar tombak dan panah hingga mengenai dua warga. "Ada dua warga yang terkena di bahu dan tangan, saat ini sedang dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Menurutnya, situasi sudah dapat dikendalikan, massa sudah membubarkan diri. Namun 43 orang masih diamankan untuk menjalani pemeriksaan. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
frogman
05/06/2012
Masalah Papua ini harus segera diselesaikan....
Balas   • Laporkan
superpastaboys
05/06/2012
Bravo buat Polri...tindak TEGAS MEREKA !!! TAPI DI JAKARTA TUH ORMAS GIMANA??????? JANGAN PILIH KASIH !!!!!!. ....Buat mr SY....M MAKIN BESAR.........
Balas   • Laporkan
sahabatyosua
04/06/2012
Mantapppppp karena dengan demikian TNI/POLRI sedang mensuburkan aspirasi "M" di Tanah Papua.. Thanks to Brimob and TNI. Saluteeee
Balas   • Laporkan
davidwahyudi.david
04/06/2012
nah gitu donk beri ketegasan. agar mereka ngerti hukum diajari melek hukum jangan seenakknya sendiri 'karena mereka DIMANFAATKAN orang lain
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com