NASIONAL

Dihadang Polisi, Massa Komite Papua Ngamuk

43 orang saat ini diamankan karena diduga melakukan perusakan.
Senin, 4 Juni 2012
Oleh : Arry AnggadhaBanjir Ambarita (Papua)
Kerusuhan di Papua

VIVAnews - Sekitar 500 massa Komite Nasional Papua Barat yang hendak menggelar aksi demo ke Taman Imbi Jayapura, dihadang  aparat Kepolisian. Tak senang dihadang, massa pun mengamuk dan melakukan perusakan.

Dari pantauan langsung, massa KNPB yang berencana menggelar aksi demo, mulai berkumpul sejak siang hari dari segala penjuru Kota dan Kabupaten Jayapura serta Keerom. Mereka menetapkan titik kumpul di Expo Waena tepat di Jalan Raya Abepura-Sentani, Senin 4 Juni 2012.

Ratusan Massa yang datang dari arah Sentani dengan 11 truk dan belasan sepeda motor kemudian dihadang dan dibubarkan di perbatasan kota oleh aparat gabungan Brimob dan personil Polresta Jayapura dan Sentani. Massa lantas kembali ke arah Sentani, namun mulai bertindak brutal. Saat tiba di Kampung Harapan, massa lalu mulai anarkis dengan merusak dan menghancurkan marka jalan, serta merusak rumah warga.

Juru Bicara Polda Papua AKBP Yohanes Nugroho Wicaksono saat dikonfirmasi membenarkan aksi anarkis ratusan massa KNPB. "Mereka memang dihadang di batas kota Jayapura, dan saat kembali ke arah Sentani massa merusak rambu, marka jalan serta sejumlah rumah warga," kata Yohanes.

Mengetahui tindakan massa sudah anarkis, sambungnya, aparat gabungan kemudian melakukan pengejaran. Polisi pun berhasil menangkap puluhan massa yang diduga bertindak anarkis. "Ada 43 orang yang diamankan karena diduga melakukan pengerusakan, dan di saat dilakukan pengejaran, satu orang ditemukan terkapar di selokan," jelasnya.

Massa juga melempar tombak dan panah hingga mengenai dua warga. "Ada dua warga yang terkena di bahu dan tangan, saat ini sedang dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Menurutnya, situasi sudah dapat dikendalikan, massa sudah membubarkan diri. Namun 43 orang masih diamankan untuk menjalani pemeriksaan. (adi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found