NASIONAL

Dua Tersangka Kasus PON Akan Disidang di Riau

KPK telah menetapkan enam tersangka dalam kasus ini. Dua tersangka diserahkan ke jaksa.
Jum'at, 1 Juni 2012
Oleh : Elin Yunita Kristanti, Dedy Priatmojo
Salah satu venue PON XVIII

VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas dua tersangka suap pembahasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2010 mengenai PON XVIII di Riau untuk diserahkan ke penuntut umum.

Dua Tersangka yaitu Kasi Dispora Riau, Eka Dharma Putra dan Staf PT Pembangunan Perumahan (PP Persero), Rahmat Syahputra.

"Rencananya hari ini, berkas EDP dan RS akan dilimpahkan ke Jaksa KPK," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, Jumat 1 Juni 2012.

Menurut Johan, dua tersangka itu akan langsung dibawa ke Pekanbaru, Riau. Rencananya sidang keduanya akan dilangsungkan Pengadilan Tipikor, Pekanbaru. "Kemungkinan akan disidang di Pekanbaru," ujar Johan.

Dalam kasus dugaan korupsi pembahasan Perda PON Riau, KPK telah menetapkan empat tersangka yakni M Faisal Aswan selaku anggota DPRD dari Parta Golkar, Muhammad Dunir dari PKB, Eka Dharma Putra selaku Kepala Seksi Pengembangan Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Riau dan Rahmat Syahputra selaku karyawan PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero.

Dalam perkembangan penyidikan KPK kembali menetapkan 2 tersangka lain yaitu Wakil Ketua DPRD Riau, Taufan Andoso Yakin, dan mantan Kadispora Riau, Lukman Abbas. Sementara Gubernur Riau, Rusli Zainal selaku Ketua PB PON juga telah dicegah berpergian ke luar negeri.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found