NASIONAL

Keanehan di "Piramida" Gunung Padang Cilacap

Ada batu yang formasinya mirip tumpukan permainan tetris.

ddd
Selasa, 29 Mei 2012, 06:42
Situs Gunung Padang Cilacap mirip piramida
Situs Gunung Padang Cilacap mirip piramida (Hizi Firmansyah/ Pemerhati Situs Purbakala Majenang)

VIVAnews - Tumpukan batu mirip piramida atau punden berundak itu berada di pelosok kawasan pegunungan Desa Salebu, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah. Entah berapa lama ia teronggok di sana, bisa ratusan atau mungkin ribuan tahun.

Masyarakat sekitar menyebutnya sebagai Gunung Padang, menjadikannya tempat keramat untuk ritual tertentu. Keberadaannya baru terkuak pada khalayak luas lewat media massa tahun 2008 lalu.

Tak mudah untuk mencapai lokasi Gunung Padang. Butuh waktu empat jam dari Desa Salebu, menyusuri hutan pinus melewati sungai kecil Cikahuripan. Lalu masuk lagi ke hutan lindung, menempuh perjalanan di jalan sempit, menerobos semak belukar. Hingga sampai di sebuah mata air.

Di sana, pengunjung diminta melakukan ritual, berwudhu dan mengumandangkan azan. Perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri tebing menuju ke arah tumpukan batu menjulang.

Di pintu gerbang, ritual kedua dilakukan. Juru kunci melemparkan sejumlah koin ke bebatuan. Sudah banyak recehan berserakan di sana. Suganda, nama juru kunci itu, lalu membakar kemenyan, komat-kamit mengucap mantera.

Lalu, ia mengambil sebuah tongkat kecil, sepanjang tangan orang dewasa. Pria paro baya itu, menusukkannya ke batuan. Yang aneh, tongkat itu terlihat lebih panjang. "Ini pertanda kunjungan ke situs direstui," kata Ganda kepada VIVAnews.

Dia menjelaskan, sudah lama warga sekitar mengkeramatkan tumpukan batu itu. Konon, cerita yang beredar, batu-batu itu adalah bahan bangunan untuk mendirikan keraton Kerajaan Padjajaran yang urung didirikan. Di sebelah kiri dan kanan situs ini terdapat gua. Kata Suanda, sebelah kanan mengeluarkan wangi harum, sementara yang di sebelah kiri bau amis.

Pemerhati budaya asal Majenang, Hizi Firmansyah mengatakan, 30 persen situs telah rusak. Padahal tahun 2008 lalu ia masih terlihat kokoh.

Yang tak kalah unik dari Gunung Padang Cilacap adalah batuan pembentuknya. Balok-balok batu granit yang terpahat rapi disusun teratur, rebah memajang ke arah timur. Ada batu segi empat, segi lima, dan segi enam.

Rata-rata satu balok memiliki panjang 3 sampai 4 meter, setinggi 30 meter. Sebagian struktur tertimbun tanah. Pembuatnya, entah siapa, dipastikan menguasai teknologi maju. Salah buktinya, teknik kuncian batu yang bentuknya mirip formasi tetris.

Yang jadi pertanyaan besar adalah, bagaimana bisa nenek moyang kita bisa membentuk dan menata batu-batu rapi itu di atas gunung yang dikelilingi hutan belantara.

Ahli geologi akan meneliti

Kini, setelah media ramai memberitakan struktur batu aneh di Gunung Padang Cilacap, ahli geologi dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Muhammad Aziz berniat memeriksa batuan yang ada di sana.

Harus dibuktikan secara ilmiah, apakah ia merupakan manifestasi  dari sebuah proses alamiah atau memang batuan tersebut  terbentuk karena sebuah proses kreatifitas manusia pada zaman dahulu.

Salah satu metode yang akan dilakukan yaitu dengan menelaah lokasinya pada peta geologi. Untuk mengetahui apakah di sana berpotensi muncul struktur batuan secara alamiah.

Jika diketahui, batuan yang ada tidak sama dengan potensi jenis batuan yang terdapat di peta geologi, maka kemungkinan batuan tersebut merupakan buatan manusia.

Tak hanya secara geologi, juga butuh kajian  disiplin ilmu lain, yakni arkeologi dan sejarah untuk memastikan, apakah Gunung Padang Cilacap adalah situs sejarah, atau mungkin layak disebut situs purbakala. Juga untuk menentukan usia batuan itu. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
gustafofollewsuryanto.follew
30/05/2012
ini urusan dunia bukan akhirat ,jgn sok tau dan sok ceramah dah tau gw mana yng dunia mana yng akhirat .
Balas   • Laporkan
goumez
29/05/2012
Hei orang2 yang mengaku muslim .. KENAPA ENGKAU TIDAK MENYEMBAH ALLOH SAJA? PADAHAL ITU YANG DIWAJIBKAN. BERTOBATLAH SEBELUM MURKA ALLOH DATANG. SEMUA ISI DUNIA INI ADALAH CIPTAAN ALLOH, TDK BISA MEMBERI MANFAAT TANPA IZINNYA.
Balas   • Laporkan
Klungsu | 19/06/2012 | Laporkan
kasihan goumez......gak nyambung blas, hahaha..
perjakaku | 29/05/2012 | Laporkan
Hehehe provokator gerilya dimana-mana, gak usah di tanggepin, basi komen2nya :)
tahta99 | 29/05/2012 | Laporkan
halah klau mau khotbah di masjid aja...wkwkwk spt orang suci aja


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id