NASIONAL

5 Balita di NTB Meninggal Akibat Gizi Buruk

Korban meninggal terjadi pada kurun waktu tiga bulan yakni Januari hingga Maret 2012.

ddd
Rabu, 23 Mei 2012, 07:04
Kasus gizi buruk masih merenggut nyawa di NTB.
Kasus gizi buruk masih merenggut nyawa di NTB. (ANTARA/Eric Ireng)

VIVAnews - Kabar yang membuat hati miris datang dari Nusa Tenggara Barat. Lima balita meninggal akibat gizi buruk.

Lima kasus meninggal karena gizi buruk masing-masing dari Kabupaten Lombok Barat dua kasus, Lombok Timur, satu kasus, Dompu satu kasus dan Kabupaten Bima satu kasus. Kelima kasus gizi buruk yang mengakibatkan korban meninggal itu terjadi selama kurun waktu tiga bulan yakni Januari hingga Maret 2012.

Kepala seksi gizi masyarakat Dinas Kesehatan NTB, Taufiq Hari Suryanto mengatakan, angka kasus gizi buruk di NTB selama tiga bulan tersebut mencapai 279 kasus, meliputi gizi buruk marasmus 118 kasus, gizi buruk kwashiorkor sebanyak tiga kasus, marasmus-kwarshiorkor yang merupakan gabungan keduanya 6 kasus dan non klinis sebanyak 152 kasus. "Lima kasus meninggal akibat gizi buruk karena terdapat penyakit bawaan seperti diare, ISPA, dan TBC," kata Taufiq, Selasa, 22 Mei 2012.

Dari jumlah kasus gizi buruk itu terbanyak ditemukan di Kabupaten Lombok Timur sebanyak 81 kasus dan Lombok Barat 61 kasus. Bahkan dari data tersebut sembilan kasus gizi buruk juga ditemukan di Kota Mataram.

Angka gizi buruk hingga Maret 2012 ini meningkat dari tahun 2011 pada bulan yang sama yang mencapai 183 kasus gizi buruk dua di antaranya meninggal dunia.

Taufiq menjelaskan, meningkatnya temuan kasus gizi buruk di sejumlah Kabupaten di NTB itu salah satunya karena  program pekan penimbangan yang dilakukan sejumlah Kabupaten di NTB pada bulan Februari 2012. Selain itu, meningkatnya angka gizi buruk tersebut juga disebabkan oleh sejumlah faktor di antaranya faktor pola asuh, ketidaktahuan masyarakat.

Terkait dengan itu, pemerintah NTB melalui Dinas Kesehatan dan Kabupaten/Kota se NTB melakukan program deteksi dini dengan menggiatkan posyandu.

Agar kejadian Desember 2011 lalu tak terulang. Saat itu, kasus gizi buruk di NTB yang terlaporkan mencapai 1.092 kasus, di antaranya 32 kasus gizi buruk mengakibatkan meninggal dunia. "Maka itu semua kepala daerah punya komitmen bersama melakukan berbagai program pencegahan diantaranya adalah pekan penimbangan untuk mendeteksi dini kasus gizi buruk," ujarnya.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
simba_yk
23/05/2012
Ayo DPR komisi kesejahteraan bkj, ini urgent. Jgn asyik sama Gaga sj. Vivanews upload berita yg bermutu donk, jgn perbanyak isu Gaga, kok jd mirip koran murahan, isinya seputar gossip. Kemajuan KPK gmn? Dhana? Papua? persiapan Haji? BBM? Ayo maju Vivanw
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id