NASIONAL

Pidato Kemenangan Taur Matan Ruak

Taur Matan terpilih menjadi Presiden Timor Leste ketiga.
Rabu, 18 April 2012
Oleh : Arry AnggadhaAlexandre Assis Pangma
Taur Matan Ruak

VIVANews – Rabu 18 April 2012 petang, untuk pertama kalinya Taur Matan Ruak menyampaikan pidato kemenangan. Ini menyusul hasil penghitungan suara yang memenangkan dirinya dalam Pemilu Presiden Timor Leste putaran kedua, 16 April lalu.
 
Taur Matan Ruak mengawali pidatonya dengan menyatakan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah memenangkannya dalam Pilpres di negara itu. Dia juga secara khusus menyatakan rasa kagumnya kepada rivalnya, Francisco Guterres Lú-Olo.
 
"Saya ingin menyampaikan rasa kagum saya, kepada teman seperjuangan saya Francisco Guterres Lú-Olo, atas semua dedikasi dan pengabdiannya selama proses Pemilu berlangsung. Hal ini akan saya jadikan contoh," kata Taur Matan Ruak.
 
Mantan Panglima Angkatan Bersenjata Timor Leste itu juga, menyatakan rasa hormatnya yang paling tinggi kepada Partai Fretilin, yang selama ini mengusung Francisco Guterres Lú-Olo dalam Pemilu Presiden Timor Leste. Menurut Taur, Fretilin merupakan partai sejarah. "Kita semua harus menghormati itu," ujarnya.
 
"Apakah bapak sudah menghubungi Lú-Olo?” Tanya wartawan. Taur Matan Ruak menjawab sudah berupaya mengontak. “Namun, nomor telefon seluler Lú-Olo sudah diganti. Saya akan terus berusaha untuk menghubunginya. Saya akan datang bersama keluarga saya ke kediamannya," jelas presiden Timor Leste ketiga itu.
 
Menurut Taur Matan Ruak, Lú-Olo bukanlah orang baru baginya. Keduanya pernah bersama bergerilya di belantara hutan Timor Leste selama 24 tahun. "Kami pernah sama-sama menderita di hutan dan memiliki satu pemikiran, untuk membawa bangsa dan rakyat negara ini bisa hidup dalam kondisi yang sejahtera," katanya.
 
Soal warga Timor Leste di Indonesia yang ingin kembali, Taur Matan Ruak mengatakan sebagai Presiden Republik Timor Leste, dia akan menyambut baik upaya itu dan menyatakan welcome.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found