NASIONAL

Data Sejarah Gempa di Jawa Masih Sedikit

"Jalur itu berpotensi akan atau pernah menghasilkan gempa besar, tapi tidak terdeteksi."
Senin, 16 April 2012
Oleh : Bayu Galih, Amal Nur Ngazis
Peta wilayah Indonesia yang berpotensi rawan gempa

VIVAnews - Peneliti Ilmu Kebumian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hery Harjono, mengatakan masyarakat Indonesia harus waspada dan menyadari kalau wilayah Indonesia berada di zona bencana, baik gempa maupun tsunami. Ia mengatakan sepanjang Sumatra dan Jawa terletak di pinggiran lempeng Eurasia.

Namun sayangnya, kondisi itu tidak didukung dengan data historis gempa dan tsunami masa lalu. Data di berbagai wilayah menurutnya masih sangat minim, hanya wilayah Sumatra yang telah mempunyai data historis yang relatif lengkap.

"Jawa masih sedikit. Apalagi wilayah lain sangat sedikit," ujarnya.

Padahal data historis soal kegempaan menurutnya sangat penting sebagai bahan kajian gempa di masa mendatang. "Untuk itu harus ditingkatkan penelitian agar mendapatkan data historis," katanya.

Soal kemungkinan Jawa berpotensi gempa besar di masa mendatang, ia belum dapat berkomentar karena data yang belum mumpuni.

Hal yang sama dikatakan Pakar Paleotsunami LIPI Eko Yulianto. Eko mengatakan, gempa di Cianjur dan Pandeglang terjadi di satu jalur dari Sunda Megathrust, yang berpotensi mengakibatkan gempa dahsyat.

Tapi, Eko menyebut tidak memiliki data sejarahnya. "Kami tidak punya data sejarah itu. Tetapi, jalur itu berpotensi akan atau pernah menghasilkan gempa besar, tapi tidak terdeteksi," kata Eko.

Sunda Megathrust adalah sebutan untuk pertemuan dua lempeng raksasa yakni lempeng samudera Indo-Australia yang menusuk ke bawah lempeng benua Eurasia. Akibatnya, terjadi sesar naik yang mengakibatkan guncangan dahsyat. Potensi guncangan ibarat bom waktu itu bisa menimbulkan guncangan sekitar 8,8 SR atau bahkan 9 SR.

Jalur ini menjulur dari Andaman di India, mengarah ke pantai barat Sumatera, lalu di Selatan Jawa, hingga Nusa Tenggara. Tiap segmen itu memiliki pergerakan dan karakteristik sendiri. Gempa di Cianjur dan Pandeglang termasuk perilaku unik di tiap segmen, dan bukan merupakan pergerakan keseluruhan dari Sunda Megathrust.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found