TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Galang Dukungan Demo BBM, Aktivis Dihajar

Tiga orang tak dikenal mengeroyok Presiden BEM Universitas Udayana ini.
Galang Dukungan Demo BBM, Aktivis Dihajar
Elbin, Presiden BEM Unud Dihajar orang tak dikenal (Bobby Andalan/ VIVAnews)

VIVAnews - Seorang aktivis mahasiswa babak belur dihajar orang tak dikenal saat menggelar aksi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak di depan Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Rabu 28 Maret 2012. Beberapa bagian tubuhnya terluka dan memar.

Aktivis bernasib nahas itu bernama Elbinsar Purba. Dia adalah presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unud. Elbin dan sejumlah mahasiswa lainnya tergabung dalam Gerakan Rakyat Bali Tolak Kenaikan Harga BBM.

Mereka membuka posko di depan Kampus Unud sejak tiga hari lalu. Di pos inilah para mahasiswa menggalang massa untuk menggelar aksi besar-besaran pada Kamis 29 Maret 2012.

Kasus pemukulan itu terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Saat itu, Elbin-begitu dia disapa-dan seorang temannya mengecek beredarnya selebaran yang berbau SARA di halte bus depan kampusnya. Saat itulah Elbin dipukuli orang yang tak dikenal.

"Kejadiannya begitu cepat. Ada tiga orang, mereka menggunakan motor. Satu pegang saya dari belakang, dua orang memukuli," kata Elbin.

Elbin mengaku tak ingat betul wajah para pelaku. Yang diingatnya, satu orang menggunakan cadar. Setelah melakukan pemukulan, ketiga orang tak dikenal itu pergi menggunakan motor Yamaha Vixion. "Saya tak ingat mereka pakai berapa motor, mereka tak menyebut identitas," katanya.

Atas kejadian itu, Elbin sudah didampingi belasan pengacara yang menamakan diri Tim Advokasi Perjuangan Rakyat (TAPAK) dari PBHI Bali.

Koordinator TAPAK, Wayan Suardana mengatakan jika aksi pemukulan tersebut merupakan bentuk teror terhadap aksi mahasiswa yang menolak kenaikan BBM. "Tapi kami tegaskan tak ada pengaruhnya. Pengaruhnya ?α"? hanya meninggalkan luka saja. Semakin ditekan, semakin melawan," kata pria yang akrab disapa Gendo itu.

Gendo menuding para pelaku adalah mereka yang dulu sering meneror para mahasiswa. "Pelakunya sama dengan yang dulu-dulu kalau melihat polanya," kata pria yang pernah dibui gara-gara membakar poster Presiden SBY itu tanpa mau merinci. Meski terjadi pemukulan, aksi penolakan kenaikan harga BBM tetap berlangsung. (adi)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP