NASIONAL

Tokoh Masyarakat: Pontianak Kota Damai

Jangan sampai, perbedaan pendapat itu membuat masyarakat Kalbar secara keseluruhan merugi

ddd
Minggu, 18 Maret 2012, 09:29
Tradisi Robo-Robo, di Mempawah, Pontianak
Tradisi Robo-Robo, di Mempawah, Pontianak (http://albenizibenz.blogspot.com)

VIVAnews - Peristiwa pemasangan spanduk berisi penolakan keberadaan Front Pembela Islam (FPI) di Kalimantan Barat, yang nyaris memicu terjadinya kericuhan antara FPI dan mahasiswa membuat masyarakat Kalbar pada umumnya dan Kota Pontianak khususnya menjadi sedih.

Sebab, ibukota provinsi Bumi Khatulistiwa tersebut selama ini selalu terjaga keamanan dan ketertibannya.

Tokoh masyarakat Kalbar sekaligus rohaniawan, Barnabas Simin, mengatakan bahwa seharusnya pemerintah dapat mengayomi dalam melindungi warga negaranya.

Selain itu, ia juga menilai keberadaan FPI merupakan lembaga sah dan resmi karena memiliki badan hukum yang sah dan kuat. "Sama seperti hal organisasi Pemuda Dayak maupun Pemuda Melayu," kata Barnabas Simin di Pontianak.

"Damai itu indah. Mereka dilindungi oleh UU. Tidak ada seorang pun yang melakukan intervensi. Namun, jika lembaga itu diplot dalam membangun daerah, sudah sepatutnya mereka mengikuti hal tersebut," tambah dia.

Menurut Barnabas , masyarakat bisa memilah-milah peristiwa yang terjadi itu. Sebab, persoalan tersebut  bukan masalah suku, agama maupun ras yang ditonjolkan. Namun, hanya perbedaan pendapat. 

"Seperti firman Allah, memberikan berbagai macam suku dan bangsa akan memberikan sebuah keindahan di dalam hidup. Agama itu merupakan pilihan," tuturnya.

Pada umumnya, jelas Barnabas, Provinsi Kalimantan Barat itu terdiri 18 suku yang ada yang ada di wilayah ini. Tiga di antaranya merupakan suku terbesar. Yakni Suku Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Dan sudah seharusnya, suku mayoritas dapat mengayomi kepada suku yang minoritas.

"Selama kita sebagai umat beragama dan beriman, kita selalu menempatkan diri kita menjadi orang beriman untuk menjadi warga bangsa Indonesia, umat yang beragama, dan menjadi warga yang baik," ujarnya.

Barnabas cukup menyesalkan adanya tindakan yang sangat luar biasa tersebut. Ibarat api yang kecil menjadi besar. Karena itu, ia berharap agar persoalan kecil itu dibuat hilang dan api besar setidak-tidaknya menjadi sebuah api kecil. "Jangan sampai, perdebatan itu membuat masyarakat Kalbar secara keseluruhan menjadi rugi," tuturnya.

Untuk itu, kata Barnabas, dirinya mengimbau kepada seluruh warga Kalbar khususnya umat Kristiani dan Dayak agar dapat menahan diri agar tidak terpancing provokasi isu negatif. Selanjutnya, tenaga pendidik juga meminta agar seluruh masyarakat Dayak maupun Melayu agar tidak turun ke Kota Pontianak.

"Kota Pontianak ini bukan untuk kelahi. Bukan tempat bertikai. Tetapi kota ini merupakan kota damai," kata Barnabas. (eh)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
tralala88
22/03/2012
kun19= Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)
Balas   • Laporkan
tralala88 | 27/03/2012 | Laporkan
fpi emang uyeeeeee........aaaaaaa
elangutara99 | 23/03/2012 | Laporkan
kalo uda kepepet ente pinter banget ngomong hukum, kayanye perbuatan ente selama ini udah semue sesuai ame hukum...kata Rasulullah inilah salah satu ciri orang munafik....bahlul ente
tralala88 | 22/03/2012 | Laporkan
UUITE, kemudian =pasal 45 (2)Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) atau ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
kun19
22/03/2012
@tralala88 : fpi itu yg maksiat, apa anda tau kalau ada setoran untuk fpi untuk uang keamana udaha di Jakarta?, kalau kgak tau jgn banyak Bacot deh... Dasar orang ngak sekolah, otaknya udah Kaku!
Balas   • Laporkan
oncomburik | 27/03/2012 | Laporkan
duitnya buat habib tambah kaya.. yang ngikut mah kere aja..
1936191923 | 27/03/2012 | Laporkan
Wah itu sih saya juga udah tau... banyak koq orang Islam yg sudah tau... FPI memang cm sampah dalam kehidupan Islam di Indonesia. Insya Allah, orang Islam akan sanggup memusnakan makhluk2 pengaku Islam (FPI) tsb
tralala88 | 22/03/2012 | Laporkan
wah parah lu gan, ngomong kaya orang nggak sekolah tapi kok bisa maen inter ya, mudah2n tuhanmu mengampuni dosamu atas tuduhan tak berdasar/pencemaran nama baik pasal 235 ayat 2 junto b,,, aaaaaaaaaa
mahadewa
22/03/2012
SELURUH MASY KALIMANTAN HARUS MENOLAK ORMAS FPI INI..KALO TIDAK AKAN TERJADI KERIBUTAN BAHKAN PERPECAHAN DIANTARA ANAK BANGSA DAN ITU SUDAH TERBUKTI DI DAERAH LAIN DI INDONESIA..POSO DAN AMBON SALAH SATUNYA..
Balas   • Laporkan
1936191923 | 27/03/2012 | Laporkan
semoga masyarakat Dayak Kalbar bisa lebih tegas demi terciptanya keamanan jangka panjang. Lebih baik perang sekarang juga daripada damai tetapi cuma utk jangka pendek! Saya harap masyarakat Dayak menyadarinya
jasin
21/03/2012
Mau nya di Provokasi,.. ngurus Hidup2 aja ga ke urus, apalg agama, organisasi A/B' jauhh,... mikir dong, dibyr berapa sih ribut2?? pikir panjang klo mau ribut, Lebay si lo pade...
Balas   • Laporkan
1936191923 | 27/03/2012 | Laporkan
Front Indonesia... Hahaha... semua jg tau bhw yg suka ngurusin orang lain tuh FPI. si habib kurang memuaskan x ye, jd suka ngurusin punya orang
tralala88
18/03/2012
yg menolak yg suka sek..asik..ESEK..ERSEK
Balas   • Laporkan
1936191923 | 27/03/2012 | Laporkan
Front Indonsia... Makanya sukanya ikut campur urusan orang lain. Urus aja kau sendiri sana!!!
tralala88 | 22/03/2012 | Laporkan
FPI EMANG UYEEEE........
mahadewa | 22/03/2012 | Laporkan
ngemeng aja loh..FPI memang bisnis dari esek2 kok !
atn1480
18/03/2012
FPI adalah sebuah organisasi yg syah dan dilindungi UU, seyogya nya bisa diterima semua masyarakat indonesia, kalau pun ada penolakan bukan semata masyarakat tsb tdk ngerti aturan tapi mungkin FPI nya harus introveksi diri..knp ada yg menolak..
Balas   • Laporkan
marcent89
18/03/2012
Ente yg berkoar2 mw bubarin FPI sebelumnya ane mw tanya, tau apa ente ttg FPI? ngurus diri sndiri aja blm bisa mw ngurusin orng laen.. bilang FPI tidak menggambarkan islam, tau apa ente ttg islam, ibadah aja blm bener mw ngurusin ibadah orng laen..
Balas   • Laporkan
mahadewa | 22/03/2012 | Laporkan
ENTE YNG BAWA2 BAHASA ENTE KE KALIMANTAN..MAU DI TEBAS DAN DIGANTUNG DI POHON PETE ENTE !
melky umbu tonga | 19/03/2012 | Laporkan
FPI preman berkedok agama? FPI bulsshittt
demamank
18/03/2012
Pada prinsipnya semua orang boleh berorganisasi, asal jangan merusak orang lain. Tangkap penyebar fitnah...
Balas   • Laporkan
elangutara99
18/03/2012
Eh Rian_Blo'on...ente baru 10 th aja ud gede kepale di Pontianak & jgn bawa2 muslim kalo mau bekoar FPI itu bukan mewakili muslim...Bahlul ente.......ISLAM YES, FPI NO
Balas   • Laporkan
belakebenaran
18/03/2012
tangkap pemasang spanduk provokasi
Balas   • Laporkan
1936191923 | 27/03/2012 | Laporkan
Tangkap si habibabi pemimpin FPI!!! Kita sembelih aja buat makanan kucing


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id