NASIONAL

Gunung Padang, Misteri Peradaban yang Hilang

"Pernah ada peradaban yang sangat maju namun musnah akibat sebuah bencana yang besar."

ddd
Rabu, 7 Maret 2012, 06:40
Sketsa imajiner Gunung Padang
Sketsa imajiner Gunung Padang (Tim Katastropik Purba)

VIVAnews - Tak hanya situs megalitikum di permukaan, perut Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat diduga kuat menyimpan sebuah mahakarya, bangunan berbentuk piramidal.

Hasil pengeboran dan carbon dating terbaru di teras lima, dengan kedalaman 8-10 meter menunjukkan keberadaan konstruksi bangunan yang berusia 10 ribu tahun Sebelum Masehi (SM), merevisi hasil uji karbon sebelumnya yang memperlihatkan situs di bukit ini berasal dari 6.700 tahun lalu atau 4.700 SM.

Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam Andi Arief menjelaskan hasil riset bencana yang dilakukan Tim Bencana Katastropik Purba (BKP) selama 1,5 tahun berujung pada hipotesis adanya peradaban yang sangat maju di kawasan Gunung Padang.

"Di kawasan ini pernah ada peradaban yang sangat maju namun musnah akibat sebuah bencana yang besar," kata dia kepada VIVAnews.com, Selasa 6 Maret 2012.

Bukti peradaban maju dilihat dari struktur dan bentuk pundek berundak yang ada di situs tersebut. Semua susunan di kawasan Gunung Padang terstruktur dengan baik dan disiapkan untuk berbagai kepentingan dan realita sosial masyarakat di masanya. Semua bongkahan batu megalit terbuat dengan pola yang sama dan disusun sesuai kebutuhan.

"Ini sangat luar biasa. Kami akan melakukan riset yang sangat eksklusif karena kita mempunyai akar kebudayaan yang lebih tua dari catatan sejarah yang ada dengan kemajuan peradaban yang luar biasa pula. Kami akan melakukan riset lebih dalam untuk memastikannya,” paparnya.

Tim, Andi menambahkan, juga menemukan sisa-sisa bencana alam yang memusnahkan peradaban yang maju ini. Bencana ini sangat luar biasa hingga bisa langsung memusnahkan peradaban ini dalam waktu yang cepat dan hampir tidak meninggalkan sisa. Untuk mencari sisa peradaban lain, tim berupaya untuk melakukan eskavasi di lokasi.

"Secara fisik sisa bencana dapat dilihat dari posisi bebatuan yang berserakan di mana-mana namun masih bisa terlihat strutur pola konstruksinya. Terutama di puncak Gunung Padang sendiri di mana berdiri sebuah menhir yang sudah rubuh lama akibat sebuah bencana besar,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan bencana di kawasan ini, diketahui petaka pernah terjadi pada tahun 1300-an. Berupa banjir bandang dan letusan gunung berapi yang luar biasa. Dari data ini diperkirakan saat itu peradaban Gunung Padang musnah dan punden berundak yang ada kini menjadi porak poranda.

Posisi Situs Megalitikum, Gunung padang berhadapan langsung dengan Gunung Gede Pangrango. Selain itu posisinya tidak jauh dengan lempengan sesar Bandung yang masih aktif dari jaman purba hingga kini.

Andi menjelaskan, jarak Gunung Padang yang dekat dengan sesar Cimandiri yang labil, selalu menjadi bagian yang menakutkan bagi para ahli geologi. Sebab, gempa bumi darat yang besar dan mempunyai daya rusak tinggi dimungkinkan terjadi lagi.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
iron maiden
01/04/2012
staf kepresidenan si andi arief ini "maksa" banget nemu piramida, setelah di sadahurip garut gagal menemukan, maka sasarannya pindah ke gunung padang cianjur, nanti kalau gak ketemu lagi mungkin pindah ke cikeas, gak apa2 kalau mau gali2 di cikeas
Balas   • Laporkan
Masih jauh dari kesimpulan........BUT.....Maju Terus Pantang Mundur......
Balas   • Laporkan
fikawijayanto
07/03/2012
akhnaton@ keminteeeeeeer loe....
Balas   • Laporkan
akhnaton | 08/03/2012 | Laporkan
he10x..wah blum apa2 udah pada kringetan nih..tunggu commnent saya yg lain..ok!
akhnaton | 08/03/2012 | Laporkan
he10x..tenang aja loe blum apa2 udah kringetan. tunggu comment sya slajutnya..he10x
agusdidong
07/03/2012
Sebaiknya ditunggu hasil sebenarnya. Kalau benar ya bagus sekali, kalau tidak ya kita harus terima memang begitulah adanya. Bencana itu bagian dari perjalanan hidup, orang baik dan jahat sama-sama mengalaminya.
Balas   • Laporkan
scan
07/03/2012
coba saja samakan dengan koordinat ini -7.60785,110.203974 mirip borobudur kang. salam
Balas   • Laporkan
scan
07/03/2012
Pak Andi coba cek arah koordinat dari google map di (-6.855127, 107.910758) itu didaerah sumedang kalo diliat bulatan gunung itu sempurna, coba deh di cek. salam dari anak sumedang.
Balas   • Laporkan
yatsunaga | 07/03/2012 | Laporkan
gunung naon kang? gunung tampomas atawa gunung puyuh?
robertkawuwung
07/03/2012
Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. (Mazmur 112:1-2)
Balas   • Laporkan
wija
07/03/2012
utk aknathon:anda trll munafik, anda mnarankan utk tdk prcy pd tknologi barat, smntara HP jg komputer yg anda pake itu berawal dr teknologi barat jg, ketahuilah bahwa mnjd 'tau itu suatu kebaikan, tp mnjd 'sok tau itu adlh mengerikan
Balas   • Laporkan
akhnaton | 07/03/2012 | Laporkan
santai aja pak...
akhnaton
07/03/2012
1.jgn mdah prcaya cabon date, itu teknologi barat! mreka bnyak brmain dsini u/ kep strategis mreka.2.bnyak bangsa yg tlah allah musnahkan krn skap mreka, sblm Taurat diturunkan. liat Al Qur'an.3 mreka tdk bragama. rjukan ekspedisi nabi Dzulkarnain 1300 SM
Balas   • Laporkan
Klungsu | 19/06/2012 | Laporkan
teknologi barat? kasihan sekali kau akhnaton....memang sekarang yang kau nikmati itu apa ??? listrik, mobil, komputer, sekolah, rumah sakit....naif sekali kau..
iron maiden | 06/04/2012 | Laporkan
dzulkarnain seorang nabi?, dia itu homo tau gak?, mana ada nabi homo
artekultura | 31/03/2012 | Laporkan
kesel banget liat orang keras kepala dengan argumennya sendiri. ga usah idup lo kalo keras kepala dengan argumen lo sendiri, kita hidup bersama2 jadi hargain orang sebelum bacot lo nyerocos. @akhnaton, salut !
frogman
07/03/2012
menarik sekali...semoga semua bisa terungkap...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com