NASIONAL

RI Akan Bangun Pabrik Rudal C-705

Rudal bisa hancurkan kapal. "Kita akan pasang di daerah perbatasan untuk pengamanan."

ddd
Selasa, 6 Maret 2012, 14:05
RI akan bekerjasama dengan China untuk pengadaan rudal.
RI akan bekerjasama dengan China untuk pengadaan rudal. (REUTERS/ Jamejamonline/ Ebrahim Norouzi)

VIVAnews -- Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro menegaskan, Indonesia menganut prinsip kebijakan yang sifatnya bebas dan aktif. Termasuk bidang kemiliteran, kita tak tergantung pada salah satu negara atau kepentingan.

Alat utama sistem senjata (alutsista) TNI berasal dari berbagai negara, misalnya, F-16 dan helikopter Apache dari Amerika Serikat, dan pesawat Sukhoi dari Rusia. Pemerintah juga menggandeng China untuk bekerja sama mempersenjatai militer Indonesia dengan peluru kendali.

"Sekarang sedang dibicarakan untuk membangun pabrik peluru kendali di Indonesia yaitu C-705," kata Purnomo di Kementerian Pertahanan, Selasa 6 Maret 2012.

Purnomo menjelaskan, pihaknya juga akan menggenjot produksi alutsista dalam negeri. "Kalau tidak bisa, kita akan lakukan joint production, atau transfer teknologi," kata dia. Kerjasama soal itulah yang sedang dibicarakan dengan China.

Peluru kendali jenis C-705 memiliki jarak tembak sampai 140 kilometer. "Peluru kendali ini kalau kita bisa produksi dalam negeri, kita akan pasang di daerah perbatasan untuk pengamanan," kata dia.

Rudal C-705 akan melengkapi armada Kapal Cepat Rudal (KCR) milik TNI Angkatan Laut.Proses kerjasama produksi rudal ini dilakukan Kementrian Pertahanan RI dan Precision Machinery Import-Export Corporation (CPMEIC) yang menjadi pemegang proyek pengerjaan rudal C-705.

Mampu hancurkan kapal

Rudal C-705 kali pertama diperkenalkan ke publik pada ajang Zhuhai Airshow ke-7 tahun 2008.

Seperti dimuat Wikipedia, misil ini adalah pengembangan dari C-704, dan bentuknya lebih menyerupai miniatur C-602. Pengembangan rudal baru ini fokus ke tiga hal: elemen mesin, hulu ledak, dan sistem pemandu.

Pengembangnya mengklaim, desain modular dari mesin baru meningkatkan jangkauan rudal yang sebelumnya 75-80 km, menjadi sampai 170 kilometer.

C-705 dipersiapkan untuk mengkandaskan kapal perang lawan yang berbobot hingga 1.500 ton. Daya hancur yang dihasilkannya bisa mencapai 95,7%, ideal untuk menenggelamkan kapal.

Bobot hulu ledak: 110 kilogram

Daya jangkau: 75 km,  170 km dengan tambahan roket pendorong

Mesin: roket padat

Sistem pemandu: radar, TV, atau IR

Target: kapal dengan bobot samlat 1,500 ton

Platform peluncuran: pesawat, permukaan kapal, kendaraan darat

Daya hancur: 95,7 persen



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
soet
03/07/2012
MUDAH-MUDAHAN CEPAT TEREALISASI !!!
Balas   • Laporkan
ilhampalkon
30/03/2012
aku jamin tu malaysia,singapura,dan australia gak bakalan mengusik NKRI lagi apalgi tuh JIRAN akan mikir beribu kali tuk lakukan itu MENGANGGU =hancur lebur dengan rudal c-705 yang daya hancur sampai 95,7% WAHAHAHAHA..
Balas   • Laporkan
neosack
15/03/2012
Sebener nya negara kita ini negara maju lohh, hanya saja pemerintah nya yang kurang maju
Balas   • Laporkan
siniki
07/03/2012
mantab benget nih...!! tetangga yang di atas n di bawah bakalan was2 nih..! apa lagi yang suka maling tuh bakalan pucat ketika tau rudal ini bisa menghancurkan sampai 95,7% wah2 bangga dengan indonesiaq..!
Balas   • Laporkan
mickymouse
07/03/2012
YES HIDUP INDONESIAKU!!
Balas   • Laporkan
mickymouse | 07/03/2012 | Laporkan
BUAT YANG ISA NYAMPE MALAYSIA YAH. SOALE NEGARA SATU INI YG SUKA NYOLONG DR INDONESIA.
anak_negeri
06/03/2012
sepertinya pemerintah mau nggenjot pertahanan ni,dari heli, kapal, pesawat, tank, rudal, produk sendiri atau luar negeri, biar lebih kuat, biar ga diremehin negara lain. aku dukung deh kalau gitu, asal jangan dikorup aja.
Balas   • Laporkan
manandesign91
06/03/2012
se7 bgt.kalo kurang anggarannya,SITA KEKAYAAN KORUPTOR !buat tambah modal.sbb klo KORUPTOR dbiarkn,BISA2 RUDAL JADI"MOBIL MEWAH,RUMAH MEWAH,DLL".BAHKAN MUNGKN RUDAL BISA BERUBAH DARI SENG,TRIPLEK DLL,yg dipoles dan BERBAHAN PELEDAK MERCON.
Balas   • Laporkan
fharhied
06/03/2012
saya yakin indonesia akan hancur di PD III nanti. mending gak usah deh. bikin habis dana aja, gak usah ikut campur soal kemiliteran internasional. indonesia tdk ada apa-apanya di mata AS dan Rusia butuh puluhan thn indonesia baru dapat setara dgn AS skrg!
Balas   • Laporkan
munajadarie.prasetyo | 09/03/2012 | Laporkan
HARAM hukumnya anda berdiri di atas tanah Negeri ini.
siniki | 07/03/2012 | Laporkan
wah2 pikiran mu bung terlalu rendah ya. AS n rusia itu sebelumnya juga butuh proses hingga bisa hebat seperti saat ini. n begitu juga indonesia butuh proses untuk ini semua.
evanernandi | 07/03/2012 | Laporkan
Enggak heran negara ini sering dilecehkan sama negara lain wong kalau bicara engga dipikir dulu mending elu ngelamar jd anggota dpr sana yg suka komentar ngga jelas
supri_office
06/03/2012
jangan cuma " akan " kerjakan!!!.. banyak ahli yang mampu di indonesia... gak usah beli terus, ujungnya cuma dikorup n dipandang setengah sebelah mata negara lain
Balas   • Laporkan
evanernandi | 07/03/2012 | Laporkan
emang kita sudah bisa bikin rudal? Emang di indonesia sdh ada yg ahli bikin pemandu rudalnya,pabrik bhn peledaknya aj br jadi di bontang.please jgn ngatif thinking terus.jgn samain sama koruptor yg ada di pemerintahan.
prima54
06/03/2012
Militer Indonesia emang harus kuat, pertahanan negara kita harus diperkuat dgn senjata canggih. Kedaulatan negara harus dilindungi dari ancaman negara lain. Indonesia akan semakin hebat dan kuat. Bangga sebagai bangsa indonesia
Balas   • Laporkan
siniki | 07/03/2012 | Laporkan
bener tuh bro..! jika indonesia berperang TNI tak bergerak sendiri masih banyak adatt2 di indonesia yang bantu. sumatera,jawa,kalimantan,makassar,ntt,ntb,papua
anak_negeri | 06/03/2012 | Laporkan
setuju bro....


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com