NASIONAL

Menengok Ruang Tahanan KPK

Anggaran pembangunan rutan hanya Rp20 juta.

ddd
Selasa, 21 Februari 2012, 14:35
Rutan KPK
Rutan KPK (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Mimpi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingin memiliki rumah tahanan sendiri perlahan mulai terwujud. KPK sedang membangun rutan yang nantinya akan diisi para tersangka korupsi.

Bila ditelusuri, sepertinya tak ada ruang kosong di Gedung KPK. Hanya ada ruang bekas gudang di lantai basement Gedung KPK. Ruangan seluas 80 meter persegi itulah yang kini digunakan sebagai Rutan KPK.

Saat wartawan diberi kesempatan untuk mengunjungi rutan tersebut, sekilas tak ada yang berbeda dengan rutan pada umumnya. Hanya saja rutan itu berada di area kantor KPK, jumlahnya pun tak banyak hanya lima ruangan dan tiga kamar mandi yang ada di bagian luar.

Juru Bicara KPK Johan Budi yang ikut mendampingi, menjelaskan bahwa rutan KPK ini sudah hampir rampung dan sudah bisa dipergunakan pada awal Maret 2012.

"Kemungkinan bulan depan bisa digunakan, jadi ini baru tiga ruangan dulu yang sudah siap, yang dua lagi sedang dikerjakan," kata Johan Budi saat mendampingi wartawan berkunjung ke Rutan KPK, Jakarta, Selasa 21 Februari 2012.

Dari lima ruangan, baru tiga unit ruangan yang sudah siap. Tiap ruangan memiliki luas 3,1x3,5 m. Didalamnya terdapat satu unit ranjang kasur busa, satu lemari kecil dan satu unit exhaust fan.

Johan menjelaskan bahwa rutan ini juga dilengkapi tiga kamar mandi yang berada di bagian luar ruang tahanan, dua kamera cctv, meja sekuriti dan televisi 17 inch. "Nanti disini akan dijaga dua sekuriti yang akan menjaga selama 24 jam dengan tiga shift," ujar Johan.

Selain itu, untuk kunjungan, rutan KPK ini juga menyediakan ruang khusus diluar ruang tahanan. Ruang seluas 2x3,1 m itu disekat dengan kaca dengan sedikit bolongan-bolongan di bagian tengah, dan untuk berbicara dengan tahanan menggunakan airphone. "Ya seperti penjara-penjara di luar negeri begitulah," ucapnya berseloroh.

Saat disinggung mengenai biaya pembangunan rutan KPK ini, Johan menegaskan bahwa untuk pembangunan rutan ini, KPK hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp20 juta. Karena ruangan dan perabot yang ada di dalamnya sebagian besar menggunakan barang bekas.

"Semua bekas, tempat tidur bekas, klosetnya juga bekas. Biayanya untuk renovasi. Gedung KPK kan dulunya gedung sitaan. Dan emang sudah ada ruang-ruangan ini," jelasnya.

Johan menambahkan, rutan yang merupakan cabang rutan Salemba ini nantinya akan menampung tahanan KPK dengan skala prioritas. Di mana tersangka yang ditahan di sini hanya tersangka dalam proses penyidikan. Selain itu, rutan ini juga diberikan kepada tersangka yang juga justice collabolator yang membutuhkan pengamanan ekstra.

Lalu siapa yang akan menghuni perdana rutan KPK ini, Angie atau Miranda? "Ya kita lihat saja nanti," jawab Johan singkat. (eh)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
emmameriam
21/02/2012
apakah miranda ama angie udah booking fee hehehehh....?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id