NASIONAL

AS Bantu Bangun Peacekeeping Center di Sentul

Kawasan itu akan menghimpun tujuh pusat pendidikan dan pelatihan penunjang perdamaian.
Kamis, 2 Februari 2012
Oleh : Pipiet Tri Noorastuti, Suryanta Bakti Susila
Purnomo Yusgiantoro

VIVAnews - Peacekeeping Center tengah dibangun di kawasan, Sentul, Jawa Barat. Pusat pemeliharaan perdamaian ini akan menjadi sarana pendidikan dan latihan bersama untuk operasi perdamaian, penanggulangan bencana, penanganan terorisme, standby force, dan universitas pertahanan.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa kawasan itu akan menghimpun tujuh pusat pendidikan dan pelatihan untuk menunjang terciptanya perdamaian dunia, sesuai kebijakan luar negeri Indonesia.

"Yang tadinya hanya 2-3 center yang akan dibangun di sana, sekarang jadi tujuh center, jadi harus kami laporkan. Tata dan tanah juga berubah," ujar Purnomo, usai rapat terbatas membahas kelanjutan proyek tersebut di Kantor Presiden, Kamis, 2 Februari 2012.

Di antaranya akan dibangun pusat olahraga militer seperti dayung dan menembak, juga pusat bahasa. "Targetnya, dalam kegiatan internasional nanti punya ahli bahasa sendiri. Kita harap bahasa Indonesia bisa dipakai sebagai bahasa internasional," ujar Purnomo

Setiap pusat pelatihan akan dikelola sesuai wilayah birokrasinya. Misalnya, pusat pertahanan akan berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan, pusat bahasa di bawah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, pusat antiteror di bawah BNPT, penanggulangan bencana di bawah BNPB.

Kompleks Peacekeeping Center dibangun di atas lahan seluas 250 hektare. Proyek yang telah berjalan dua tahun dan ditargetkan rampung 2014 itu, mendapat dukungan dari sejumlah negara sahabat. Amerika Serikat membantu pembangunan barak. Australia membantu pembangunan pusat bahasa.

Sejumlah negara lainnya juga sudah mengirim utusan untuk meninjau proyek ini. Pada 19 Desember 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meresmikan sebagian pusat latihan yang telah siap. Pada 20 Maret mendatang, Sekjen PBB Ban Ki Moon akan datang menghadiri reuni peacekeepers. (kd)

 

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found