NASIONAL

Kuak Misteri, "Piramida" Garut Akan Dibor

Ini untuk menemukan fakta empirik apa saja yang ada dalam perut gunung piramida.

ddd
Senin, 30 Januari 2012, 13:35
Gunung Sadahurip di Garut
Gunung Sadahurip di Garut (Turangga Seta)

VIVAnews - Kontroversi keberadaan bangunan buatan manusia menyerupai piramida di perut Gunung Sadahurip atau Gunung Putri di Garut, Jawa Barat, perlahan akan diuji kebenarannya. Setelah menggunakan teknologi georadar, geolistrik, foto kontur dan foto IFSAR, Tim Katastropik Purba dalam waktu dekat akan melakukan pengeboran.

Salah satu anggota tim, Iwan Sumule, mengatakan pengeboran di dalam perut Gunung Sadahurip itu adalah untuk mendalami batuan di dalam gunung tersebut.

“Kemungkinan pada Maret nanti sebagai eskavasi awal, akan kami selidiki batuan di dalamnya,” kata Iwan Sumule kepada VIVAnews.com, Senin, 30 Januari 2012.

Pengeboran merupakan salah satu dari proses eskavasi untuk menemukan fakta empirik apa saja yang ada dalam perut gunung tersebut. Sebelumnya, pengeboran telah dilakukan, namun pada Maret nanti akan dilakukan ke lapisan yang lebih dalam.

Jika benar Gunung Sadahurip menyimpan piramida, Tim menduga ini akan lebih besar dan lebih tua ketimbang Piramida Giza di Mesir.

Penjelasan ilmiah

Selain pengeboran, untuk menjelaskan secara ilmiah dugaan piramida di Gunung Sadahurip, Tim Katastropik pada awal Febuari depan akan menggelar sarasehan yang membahas semua hal yang berkaitan.

“Para peneliti akan memaparkan penelitian soal gunung itu secara ilmiah, kan selama ini kami yang hanya menyampaikan ke masyarakat,” katanya.

Sarasehan yang bertajuk "Mengungkap Tabir Peradaban dan Bencana Katastropik Purba di Nusantara untuk Memperkuat Karakter dan Ketahanan Nasional" akan digelar di Istana Merdeka pada 7 Febuari mendatang dan menghadirkan para ahli yang selama ini telah meneliti Gunung Padang dan Sadahurip.

Iwan mengatakan, Tim Katastropik salah satunya akan menyimak pemaparan geolog dari ITB, Danny Hilman dan Andang Bachtiar, yang selama ini telah meneliti Gunung Padang, dan telah menarik kesimpulan bahwa di dalamnya ada bangunan piramida. Sementara Gunung Sadahurip diteliti oleh Dr Didit dan Ir Wisnu Artika.

“Keduanya akan sampaikan penelitian mereka. Akan dibeberkan semua hasil penelitian mereka dengan penjelasan ilmiah,” dia melanjutkan.

Kedua geolog tersebut juga merupakan anggota Tim Katastropik.

Stephen Oppenheimer, penulis buku laris "Eden in the East" dari Inggris yang tertarik dengan keberadaan piramida Gunung Sadahurip dan Gunung Padang, dinyatakan juga akan hadir di pertemuan kebudayaan internasional yang diselenggarakan Universitas Indonesia pada Febuari mendatang di Bali. “Dia akan datang dalam pertemuan di Bali, dalam sarasehan nggak datang,” ujarnya. (kd)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
blacksmitj
31/05/2012
wah keren deh kalo peradaban ternyata ada lebih lama di indonesia, sepertinya sejarah harus dicatet ulang. bangga sama kualitas alam di indonesia.
Balas   • Laporkan
alkafazizi
12/02/2012
ini nih yang bikin keadaan bumi kita makin terancam,... orang gunung lg diem-diem aja juga,.. malah d usik dg kegiatan" gk penting!! mau buat bencana apa lagi cuy??
Balas   • Laporkan
lukman.sulistyo
11/02/2012
kalo di bor nanti acak-acakan donk......apa ga ada cara lain..?
Balas   • Laporkan
201299
10/02/2012
jangan anggap remeh.candi muara takus aja yang ada di riau udah terkubur ribuan taun lamanya baru ditemukan sekitar taun 1999 kemaren.terbuktikan ,,,,,,,,kalo indonesia itu memang menyimpan berjuta misteri........
Balas   • Laporkan
9903
08/02/2012
di area gunung putri tsb,ada yg namanya batu gendrung.dan itu merupakan misteri jg,mslhnya klu kita injak/lewat sana seolah-olah dibawahnya ada ruangan kosong.makanya dinamakan batu gendrung
Balas   • Laporkan
saya.polwan
31/01/2012
Menurut Profesor Santos, para ahli yang umumnya berasal dari Barat, berkeyakinan teguh bahwa peradaban manusia berasal dari dunia mereka. Tapi realitas menunjukkan bahwa Atlantis berada di bawah perairan Indonesia dan bukan di tempat lain.
Balas   • Laporkan
cimble | 31/01/2012 | Laporkan
udahlah kita TAROAN ... paling ujung2 nya dana nya dikorup ..
blondot2012
31/01/2012
apakah ada teory yang mendukung keberadaan piramida garut? klo ada itu harus diuji dulu sebelum dilakukan penelitian lapangan.Klo nggak itu buang buang duit namanya.
Balas   • Laporkan
cimble | 31/01/2012 | Laporkan
udahlah kita TAROAN ... paling ujung2 nya dana nya dikorup ..
satanaic
30/01/2012
hebatt alam kita ,, kaya akan sejarahh ayo ungkap situs situs sejarah di bumi parhiyangan ,bukan cuma di garut aja tuh di gunung galungungg lembur kuring
Balas   • Laporkan
cimble | 31/01/2012 | Laporkan
udahlah kita TAROAN ... paling ujung2 nya dana nya dikorup ..
eyangsapujagad
30/01/2012
Sebelum jawa barat ada kerajaan besar seperti pajajaran, ribuan tahun sebelumnya sudah ada peradaban maju, hanya saja krn bencana besar, peradaban itu terkubur beserta bangunan2nya, sehingga tidak ditemukan data2 seperti prasasti2 krn trtimbun sngat dlm
Balas   • Laporkan
cimble | 31/01/2012 | Laporkan
udahlah kita TAROAN ... paling ujung2 nya dana nya dikorup ..
dagolz | 30/01/2012 | Laporkan
Mas, nggak tahu sejarah ya? Pajajaran itu bukan kerajaan besar tapi kerajaan kecil setingkat kadipaten. Yang besar di Jawa Barat itu Magadha, Medang Galungan dan Gilingwesi.
haksakyw
30/01/2012
selama hal ini positif ya kita dukung aja. Jangan sampai peninggalan sejarah kita malah ditemuin duluan sama bangsa asing seperti borobudur dulu.
Balas   • Laporkan
cimble | 31/01/2012 | Laporkan
udahlah kita TAROAN ... paling ujung2 nya dana nya dikorup ..


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com