NASIONAL

Oknum Guru Menyuruh Siswa Injak Kitab Suci

Mengaku khilaf, SW memaksa 26 siswanya menginjak kitab suci sebagai hukuman.

ddd
Selasa, 24 Januari 2012, 18:07
Siswa SMA di Jakarta sedang belajar
Siswa SMA di Jakarta sedang belajar (Antara/Wahyu Putro)

VIVAnews - Emosi terkadang membuat seorang guru pun menjadi lupa diri. Seperti yang dilakukan oknum guru fisika di SMA Negeri 1 Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Mengaku khilaf, guru berinisial SW ini memaksa 26 siswanya menginjak kitab suci Al-Quran sebagai hukuman. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 18 Januari 2012 lalu.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman yang dihubungi VIVAnews.com melalui sambungan telepon mengatakan telah menonaktifkan guru yang bersangkutan.

“Secara manusiawi, masalah ini sudah selesai. Kita sudah tanyakan langsung pada guru bersangkutan dan dia mengaku khilaf,” kata Khairil Anwar, Selasa, 24 Januari 2012.

Menurut Khairil, SW sudah berusia 50 tahun. “Entah apa yang merasukinya saat itu hingga menghukum siswanya dengan cara itu,” katanya.

Sanksi administrasi terhadap SW masih dalam proses. Pihak Disdik telah menonaktifkan guru yang bersangkutan dalam kurun waktu yang belum ditentukan.

Secara terbuka, guru SW telah meminta maaf pada keluarga siswa yang dikenai hukuman menginjak kitab suci. “Kita telah datangi sekolahnya dan meredam emosi warga akibat ulah sang guru untuk menghindari amuk massa,” tuturnya.

Meskipun secara manusiawi telah ada saling maaf antara oknum guru dengan orang tua siswa, Disdik Pasaman, masih berpikir untuk menjatuhkan sanksi lebih jauh pada SW.

Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Sumbar Gusrizal Gazahar kepada VIVAnews.com meyatakan, tindakan oknum guru tersebut akan dilanjutkan ke polisi. Gusrizal melihat, sudah cukup bukti untuk melanjutkan kasus tersebut ke pidana.

“Saksinya ada, dan apa yang dilakukannya melecehkan agama,” kata Buya Gusrizal Gazahar.

MUI dan ormas Islam di Sumbar mengecam tindakan oknum guru tersebut. Agar ada efek jera, dia menyarankan polisi untuk aktif menindaklanjuti kasus tersebut.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id