NASIONAL

Kematian Adesagi, Kelalaian Pemilik Rumah?

Saksi pertama adalah pemilik rumah, saksi kedua adalah rekan kedua korban.

ddd
Selasa, 3 Januari 2012, 08:50
Randi Yan (kiri) dan Adesagi Kierana (kanan)
Randi Yan (kiri) dan Adesagi Kierana (kanan) (Facebook)

VIVAnews - Polisi masih terus menyidik kasus kematian desainer muda Ade Chandra Kirana Sagi atau Adesagi Kerana dan rekannya, Randi Yan. Polisi sudah memeriksa dua saksi termasuk pemilik rumah. Apakah ada dugaan kelalaian pemilik rumah?

"Dugaan kelalaian, nanti kita tunggu hasil pemeriksaan saja. Sekarang ini proses masih berjalan," kata Kepala Humas Polrestabes Bandung, Komisaris Polisi Endang Sri Wahyu Utami, dalam perbincangan dengan VIVAnews.com, Selasa 3 Januari 2012.

Menurut Endang, saat ini polisi sudah memeriksa dua orang saksi meninggalnya dua orang yang ditemukan tewas dalam kondisi tak berbusana di dalam kamar mandi itu. Saksi pertama adalah pemilik rumah, saksi kedua adalah rekan kedua korban.

"Di dalam rumah itu ada empat orang. Polisi masih terus melakukan penyidikan kasus ini," ujar Endang. Terkait dugaan kelalaian pemilik rumah, Endang tidak ingin terburu-buru menyebut itu.

Dugaan sementara, Adesagi dan Randi tewas karena menghirup racun gas karbonmonoksida atas pembakaran tidak sempurna pemanas air. Keduanya ditemukan tewas pada Minggu petang 1 Januari 2012.

Di lokasi temuan mayat, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang ditemukan antara lain obat-obatan yang tidak mematikan seperti obat sakit kepala dan masuk angin. Polisi juga menemukan dua kondom bekas pakai.

Menurut Endang, polisi masih mengembangkan segala temuan di lapangan dan keterangan saksi. "Kalau memang ada yang mengarah pada tindak pidana ya pasti ada tersangkanya. Tapi itu kita lihat nanti, semua masih dalam proses," ujar Endang. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
ferypotter
04/01/2012
Ironis, perancang busana, tapi mati dalam keadaan tanpa sehelai busana pun..
Balas   • Laporkan
santi_h
03/01/2012
Allah SWT sdh menentukan pasangan jodoh tiap manusia,yaitu laki-laki dgn perempuan,,,
Balas   • Laporkan
byu27 | 03/01/2012 | Laporkan
Ya, tu'. Mendingan bila sama perempuan, masih dibilang "Normal" (walaupun tetap saja tak bermoral).
quino
03/01/2012
maklum..polisi kan cari proyekan juga....mereka itu miskin moral,,sm kaya para gay yang mampus ini.... buat pa polisi, bandung,,,urusin dulu tuh geng motor yg kembali marak,,bukannya cari2 kesalahan org lain...dasar aneh..
Balas   • Laporkan
ardiantaka
03/01/2012
kok jadi nyalahin pemilik rumah yah? bisa bisa nanti kalo ada kecelakaan di rumah kontrakan, kost kostan, yang salah pemiliknya donk? padahal belum tentu si pemilik rumah tinggal disana.
Balas   • Laporkan
izulthea
03/01/2012
Fokus polisi tetep sama pemilik rumah dan dugaan kelalaiaannya. Nggak nyoba sudut pandang lain, misalnya- ini gay memang Allah jadikan contoh buruk untuk manusia lain, dicabut nyawa ketika lagi berse**buh.
Balas   • Laporkan
shironeko_chubby
03/01/2012
wah kayaknya mereka ini gay yg lagi berbuat mesum di kamar mandi,terus mereka bedua malah dpt azab kena gas beracun trus meninggal bareng2 dlm keadaan bugil pula..astaghfirullah sungguh ngeri azab dr allah swt.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru