NASIONAL

Warga PNG Bebas Terobos Perbatasan Papua

Anggota DPR mendesa agar masyarakat Papua Nugini tidak terlalu bebas keluar masuk ke Papua

ddd
Selasa, 20 Desember 2011, 22:07
Warga Papua Nugini (PNG)
Warga Papua Nugini (PNG) (VIVAnews/Banjir Ambarita)

VIVAnews - Beberapa waktu lalu, komisi I DPR mendatangi perbatasan RI-Papua untuk mencermati kondisi langsung di lapangan, terkait pengawasan perbatasan. Menurut anggota Komisi I dari Fraksi PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, pengawasan di perbatasan kurang optimal, meskipun sudah disiagakan pasukan TNI.

"Dalam peninjauan Tim Komisi I DPR ke wilayah perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) yang dipimpin Ketua Komisi I DPR Mahfud Siddiq, dicermati kondisi lapangan, disiagakan pasukan TNI Yon Linud 330 yang bertugas di posko perbatasan," ujar Tjahjo dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa 20 Desember 2011.

Seharusnya, menurut Tjahjo, warga Papua Nugini tidak boleh terlalu bebas masuk ke Papua dengan alasan untuk belanja. Padahal, selain pasukan TNI juga ada empat personel Satgas Intel maupun petugas imigrasi dan polisi setingkat Polsek.

"Pada hari-hari pasar, masyarakat Papua Nugini masuk ke wilayah Indonesia, Papua, untuk berbelanja. Kami menilai bahwa pengawasan tidak bisa terkontrol secara optimal mengingat bebasnya keluar masuk warga Papua Nugini dengan alasan belanja dan lalu-lalang," kata Tjahjo.

Meski tidak ada keluhan mengenai hak prajurit TNI yang mendapat penugasan di wilayah perbatasan tersebut, namun Tjahjo mencatat sudah setahun lebih pasukan tersebut tidak dirotasi.

"Tercatat dari pengakuan bahwa pasukan TNI sudah 15 bulan bertugas yang harusnya segera dirotasi karena jadwal tugasnya satu tahun. Tercatat, tidak ada keluhan dari prajurit TNI, semua hak-hak prajurit didapat dengan baik," kata Tjahjo.

Menurutnya, perbaikan sarana petugas di perbatasan juga diperlukan. Hal ini karena banyak tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang ada di Papua Nugini.

"Mengingat tokoh-tokoh OPM banyak yang berada wilayah Papua Nugini, perlunya kerjasama yang baik antar petugas khususnya di perbatasan. Perlu peningkatan sarana buat petugas intelijen TNI yang ditempatkan di perbatasan tersebut," kata Tjahjo.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com