NASIONAL

Abraham Samad Acungkan Badik ke Udara

Itu hadiah yang diterimanya di Makassar. "Ini adalah amanah dari masyarakat Sulsel."
Sabtu, 10 Desember 2011
Oleh : Elin Yunita Kristanti
Abraham Samad

VIVAnews - Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulawesi Selatan memberikan hadiah istimewa kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih, Abraham Samad. Pemberian itu berupa badik sepanjang 15 sentimeter.

Seorang bocah kelas 3 Sekolah Dasar, Agus Sutomo, didaulat untuk menyerahkannya. "Ini adalah amanah dari masyarakat Sulsel untuk membersihkan Indonesia dari korupsi," kata dia, sebelum menyerahkan badik tersebut di sela diskusi bertajuk "Energi Baru Pemberantasan Korupsi" di Makassar, Jumat, 9 Desember 2011.

Setelah badik ada di tangannya, Abraham pun mencabut badik dari sarungnya dan mengacungkannya ke udara. "Amanah ini tidak akan saya sia-siakan. Sekali lagi saya katakan siap mewakafkan diri untuk membersihkan Indonesia dari korupsi," katanya dengan lantang.

Abraham menambahkan pemberantasan korupsi di Indonesia butuh komitmen yang tinggi. Komitmen tersebut harus dijadikan semangat untuk memperbaiki nasib bangsa Indonesia menjadi lebih baik. "Indonesia terpuruk karena tingginya korupsi. Jika terlena dan membiarkan korupsi berjalan terus, bangsa ini akan makin tertinggal," kata Abraham. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberantas korupsi.

Mengapa badik?

Aktivis KMAK Asmin Amin mengatakan badik adalah senjata tradisional Bugis-Makassar, simbol kejantanan dan keberanian. "Agar Abraham betul-betul serius dan berani menegakkan aturan tanpa pandang bulu," kata dia.

Aktivis KMAK lainnya, Abdul Muthalib, menambahkan masyarakat Sulsel bulat mendukung Abraham dalam memerangi korupsi, dengan catatan dia menunjukkan kinerja yang baik. "Jika tidak, maka kami akan ramai-ramai mencabut dukungan dan akan meminta Abraham mundur," tegas mantan Ketua LBH Makassar ini, Sabtu, 10 Desember 2011.

Para aktivis juga mengancam Abraham bakal melarang dia pulang kampung ke Makassar dan wajib mencukur cambangnya, jika dia gagal mengemban amanat memerangi korupsi. (Laporan: RHA, Makassar | kd)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found