NASIONAL

Tragedi Jembatan Ambruk Terparah di Dunia

Jembatan Angers runtuh saat satu batalyon tentara lewat di atasnya. 226 Orang tewas.

ddd
Senin, 28 November 2011, 12:11
Runtuhnya Jembatan Angers
Runtuhnya Jembatan Angers (Wikipedia)

VIVAnews - Entah apa yang membuat jembatan gantung terpanjang di Indonesia, Jembatan Kutai Kartanegara runtuh pada Sabtu 26 November 2011 petang. Hanya dalam waktu 30 detik seluruh badan jembatan ambrol, menyisakan dua tiang penyangganya. Padahal usianya baru 10 tahun.

Ada yang menduga, itu karena faktor kesalahan manusia. Terkait pekerjaan perbaikan tali jembatan. Seharusnya saat itu, tidak boleh ada arus lalu lintas di atasnya. Getaran membuat tali yang sedang di-set goyang dan lepas. Hingga Senin pagi, tercatat sudah ada 11 korban yang ditemukan tewas. 

Musibah runtuhnya jembatan di Kutai menambah daftar panjang jembatan rubuh di dunia. Peristiwa paling mematikan tercatat terjadi pada 16 April 1850. Kala itu, Jembatan Angers atau disebut juga dengan Basse-Chaine yang menggantung 102 meter di atas Sungai Maine runtuh -- saat satu batalyon tentara Prancis berbaris di atasnya.  

Sebanyak 483 tentara yang saat itu berada di atas jembatan terjatuh bersama dengan badan jembatan yang ambrol. Juga empat orang non-militer. Beberapa dari mereka berhasil diselamatkan oleh rekan sesama tentara dan masyarakat setempat. Sebanyak 226 lainnya tewas, jumlah korban luka tak diketahui. Ini adalah jumlah korban terbanyak dalam musibah runtuhnya jembatan.

Apa yang menyebabkan jembatan Anger runtuh kala itu?

Rubuhnya jembatan yang dibangun antara tahun 1836-1839 itu diduga disebabkan kombinasi beban dinamis akibat badai dan derap langkah prajurit.

Juga diduga disebabkan korosi jangkar pada kabel utama. Jangkar kabel yang diyakini bakal tahan dalam waktu lama ternyata sangat rentan.

Runtuhnya jembatan gantung yang mematikan juga terjadi pada 2 Mei 1845. Kala itu, Jembatan Yarmouth rubuh, menewaskan 79 orang.

Diyakini penyebabnya, gara-gara orang yang berkerumun di atas jembatan untuk melihat pertunjukan sirkus. Jembatan itu kelebihan berat.

Tragedi juga menimpa jembatan gantung, Chinchu  di Nepal. Pada 25 Desember 2007, jembatan yang kelebihan muatan runtuh. Sebanyak 19 orang tewas akibat musibah itu, 15 lainnya dinyatakan hilang.

Dan, Jembatan Kutai Kartanegara kini menambah panjang deretan runtuhnya jembatan gantung di dunia. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
druvadi_erish
28/11/2011
jembatan gantung didesain untuk beban bergerak bukan beban tetap. dan sangat rentan rubuh bila tali pengikat bajanya kelebihan beban.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru