NASIONAL

Pantau Hutan, Kemenhut Beli 4 Helikopter

"Selama ini, Kemenhut selalu menyewa helikopter untuk memantau hutan dan memadamkan api."

ddd
Jum'at, 18 November 2011, 11:19
Helikopter menjatuhkan bom air untuk memadamkan kebakaran hutan di Riau
Helikopter menjatuhkan bom air untuk memadamkan kebakaran hutan di Riau (Antara/ FB Anggoro)

VIVAnews – Tahun depan, Kementerian Kehutanan akan membeli 4 helikopter sekaligus. Anggaran belanja helikopter itu telah disetujui oleh Komisi IV DPR yang membidangi soal kehutanan. Masing-masing helikopter bernilai sekitar Rp40 miliar.

Ketua Komisi IV DPR, Romahurmuziy, menjelaskan bahwa Kemenhut telah mengajukan anggaran pembelian helikopter sejak tahun lalu. “Awalnya mereka mengusulkan pembelian 8 helikopter, terkait banyaknya titik api atau hot spot yang tersebar di berbagai kepulauan yang ada di Indonesia,” kata pria yang akrab disapa Rommy itu, dalam perbincangan dengan VIVAnews, Jumat 18 November 2011.

Selama ini, jelas Rommy, Kementerian Kehutanan selalu menyewa helikopter untuk memantau hutan dan memadamkan titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran besar di hutan-hutan di Indonesia. “Tapi dari 8 helikopter yang diusulkan dibeli, DPR hanya menyetujui pembelian 4 helikopter sesuai anggaran yang ada,” kata dia.

Politisi muda PPP itu menyatakan, pembelian helikopter adalah untuk efektivitas kerja Kemenhut. “Tujuan utamanya untuk konservasi hutan. Bisa untuk memantau titik api, sampai penjarahan satwa,” tutur Rommy. Ia mengingatkan, kasus penjarahan dan pembantaian satwa di Indonesia sangat serius. Mulai pembantaian orang utan sampai penjarahan tapir.

“Tapir Sumatera itu sedang menuju kepunahan. Ini perlu diawasi, karena ekspor ilegal tapir masih terus dilakukan,” ujar Rommy. Sementara itu, kata dia, aparatur Polisi Kehutanan (Polhut) sangat terbatas. “Padahal jumlah area yang diawasi Polhut sangat luas. Dengan keterbatasan ini, helikopter mutlak diperlukan,” imbuh Rommy.

Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron, mengatakan bahwa persetujuan anggaran untuk pembelian 4 helikopter itu ditandatangani Komisi IV pada pekan lalu. “Empat unit helikopter, masing-masing senilai Rp40 miliar,” kata dia. DPR, ujar politisi Demokrat itu, akan mengawasi agar proses pembelian helikopter berjalan transparan. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
nania
18/11/2011
asal jangan dikorupsi ya, kalau dgn heli ini tetep kinerja menhut jelek, usir aja menhut kita ke hutan biar ngerasain gmn hewan2 hutan kehilangan tempat tinggalnya dan beratnya hidup di hutan.
Balas   • Laporkan
logistik
18/11/2011
mending pak mentri beli helicopter apache apa boing yg ter baru jd nanti kalau ada pencurian satwa, perusakan, perebutan wilayah di NKRI langsung saja tembak , minimal idealnya kemenhut punya heli serang 20 unit heli boeing chinok 15, tp uang siapa???
Balas   • Laporkan
Brahmoyo | 18/11/2011 | Laporkan
SETUJU.....!!!!


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id