NASIONAL

Festival Budaya Flores Sambut Komodo N7W

Sejumlah kegiatan kebudayaan digelar di Labuan Bajo Manggarai Barat NTT.
Kamis, 10 November 2011
Oleh : Aries Setiawan
Keindahan Taman Nasional Komodo

VIVAnews - Menyambut pengumuman pemenang tujuh keajaiban baru atau New7Wonders of Nature, sejumlah kegiatan kebudayaan digelar di Labuan Bajo  Manggarai Barat NTT. Pulau Komodo adalah satu dari 28 finalis yang turut serta di dalamnya.

Ada dua kegiatan budaya jelang pengumuman final N7W yakni, festival seni dan budaya Flores–Lembata 2011 yang berlangsung pada 10 dan 11 November 2011. Juga ada pentas tari kolosal Ndundu Ndake tarian asli Manggarai dengan menerjunkan 2011 penari.

Selain untuk menyambut pengumuman final N7W, festival budaya itu juga merupakan agenda tahunan Sembilan Kabupaten di Flores dan Lembata di mana pada tahun 2011 Manggarai Barat merupakan tuan rumah.

“Festival budaya ini merupakan kesepakatan sembilan kabupaten se-daratan Flores dan Lembata beberapa waktu lalu yang memutuskan, Manggarai Barat menjadi tuan rumah dan dilaksanakan bertepatan dengan final pemilihan tujuh keajaiban dunia baru pada 11-11-2011,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Barat-NTT, Paulus Selasa, Rabu 9 November 2011.

Acara yang ditampilkan pada festival seni budaya Flores–Lembata 2011 yakni, seni musik, tarian, sastra, permainan tradisional serta karya garapan baru yang digali dari budaya asli daerah setempat. Tujuannya, untuk mempromosikan aset wisata budaya masyarakat se-daratan Flores dan Lembata serta kawasan sekitarnya ke wisatawan.

”Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 10 hingga 11 November yang bertempat di Pantai Pede Labuan Bajo,” kata Paulus.


Tarian adat dengan 2011 penari mendapat Rekor Muri

Pada final tujuh keajaiban dunia baru pada 11-11-2011 di Labuan Bajo Manggarai Barat-NTT akan dilangsungkan pentas tarian kolosal yakni, tarian adat Manggarai atau sae Ndundu Ndake.

Tarian adat ini nanti akan menerjunkan 2011 penari yang memakai 2011 bali belo (mahkota kepala asli orang Manggarai), 2011 sarung kain songket asli Manggarai serta 2011 selendang songket asli Manggarai.

Acara ini dimulai tepat pukul 11 siang lewat 11 menit pada hari jumat 11-11-2011 bertempat di halaman kantor Bupati Manggarai Barat. Kegiatan budaya nan akbar ini dicetus oleh sejumlah sanggar budaya, LSM dan guru-guru SD, SMP, SMA dan SMK di Manggarai Barat.

Kordinator kegiatan Donny Parrera mengatakan, 2011 penari yang membawakan tari Ndundu Ndake merupakan peserta yang dipilih dari SD, SMA dan SMK se Kabupaten Manggarai Barat.

Menurut Donny, peserta sudah latihan sejak tiga bulan lalu. Untuk bulan pertama, tarian Ndundu Ndake dilatih rutin di masing-masing sekolah. "Pada dua bulan ini latihan dipusatkan di Labuan Bajo tiga kali seminggu hingga akhirnya latihan pemantapan dilaksanakan tiap hari selama tiga pekan terakhir,” kata Donny Parrera kepada VIVAnews.com.

Donny Parrera menjelaskan, dipilihnya tari atau Sae Ndundun Ndake untuk dipentaskan secara massal pada final pemilihan tujuh keajaiban dunia baru 11-11-2011, karena sesuai filosofis dasarnya. Ndundun Ndake merupakan tarian selamat datang dan tarian syukuran bagi orang Manggarai.

“Selamat datang Bagi Komodo pada tujuh keajaiban dunia baru. Serta syukuran bahwa Komodo terpilih jadi the New 7 Wonder of Nature,” kata Donny yang optimis Komodo memenangkan kontes itu.

Lebih lanjut Donny parrera mengatakan, acara akbar itu akan dihadiri langsung oleh duta Komodo Jusuf Kalla, serta dua orang menteri yakni, menteri BUMN dan menteri ESDM serta gubernur NTT.

Diakhir acara, akan dilangsungkan penganugerahan rekor MURI oleh manajer museum Rekor Indonesia sebagai tarian adat dengan peserta tari menggunakan atribut tarian adat terbanyak. (eh)

Laporan: Jo Kenaru | NTT

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found