NASIONAL

Satu Tewas di Timika

Polri: Massa Melakukan Tindakan Anarkis

Tiga kendaraan operasional PT Freeport Indonesia dibakar dan tujuh polisi luka-luka.

ddd
Senin, 10 Oktober 2011, 12:23
Demo Freeport
Demo Freeport (Banjir Ambarita)

VIVAnews - Seorang karyawan PT Freeport Indonesia tewas dan tiga lain luka-luka dalam aksi karyawan perusahaan itu di Timika pagi ini, Senin 10 Oktober 2011.  Mereka ditembak aparat kemanan pada pukul 10 pagi di terminal Gorong-gorong, Timika, Papua.

Karyawan Freeport yang berunjuk rasa itu berasal dari tujuh suku yang ada di sekitar areal pertambangan perusahaan Amerika Serikat itu. Para karyawan itu berunjuk rasa terkait dengan apa yang mereka sebut sebagai hak ulayat, hak mereka sebagai warga asli di sana atas tanah itu.

Dalam unjuk rasa itu mereka menuntut untuk bertemu dengan CEO PT. Freeport Indonesia. "Tetapi karena tidak bisa, maka pendemo melakukan tindakan anarkis dengan melakukan pembakaran mobil operasional PT Freeport Indonesia," Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana melalui pesan singkatnya, Senin 10 Oktober 2011.

Tiga kendaraan operasional milik PT.FI dibakar dan tujuh anggota polisi luka-luka akibat terkena lemparan pendemo.

Sementara itu, kata Yoga, para pengunjuk rasa sudah dilokalisir di dalam terminal gorong-gorong. Negosiasi antara pimpinan pengunjukrasa dan Polres Mimika saat ini juga sedang dilakukan.

"Jadi saat ini situasi sudah terkendali," kata Yoga.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Western
10/10/2011
iya frek betul itu...,masalah ini harus di bwh ke Kongres Papua III yg akan di gelar tgl.17 mendatang. Masalahnx sudah tertumpah darah jd..,tanah akan tuntut kepada orang" yg berbuat keji...!
Balas   • Laporkan
ebotsube
10/10/2011
sebelum melakukan pembakaran mobil perusahaan salah satu karyawan sudah di tembaki oleh pendemo....pak polisi jangan hanya memihak menegement donk ...bela yang lema...para pendemo anarkis karena sdh ada korban jiwa...bukan seperti berita diatas.
Balas   • Laporkan
maarhalim
10/10/2011
Demi kepentingan penjajah Amerika Alat Negara (polisi) sanggup membunuh warga yang seharusnya dilindunginya.
Balas   • Laporkan
freak2010
10/10/2011
unjuk rasa FI lagi lagi menelan korban jiwa ck...ck..ck pemerintah harus cepat tutup tuh FI usir aja tuh amerika dari bumi papua jangan sampe jadi bumerang buat indonesia karena keserakahan amerika orang papua marah dan minta merdeka kenapa takut sama FI
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com