NASIONAL

Tak Punya Saksi, Guru Cantik Siap Diadili

Tidak ada saksi yang meringankan Vini dalam Berita Acara Pemeriksaan.

ddd
Minggu, 9 Oktober 2011, 17:27
Guru SD di Garut Dipenjara Karena Melempar Pasir
Guru SD di Garut Dipenjara Karena Melempar Pasir (topik pagi-antv)

VIVAnews - Nasib malang menimpa seorang guru SD di Garut, Jawa Barat, Vini Novianti (33). Guru berparas cantik ini dipidana dengan tuduhan menganiaya seorang pengembang perumahan, Ee Syamsudin.

Langkah Vini untuk lepas dari jeratan hukum semakin berat. Sebab, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), tidak ada saksi yang meringankan guru honorer di SD Negeri Regol 13 Kiansantang, Garut ini.

"Saat pemeriksaan, Ibu Vini ditanya oleh penyidik apakah akan mengajukan saksi atau tidak. Saat itu, dia bilang akan mengajukan," kata Kapolres Garut, AKBP Yayat kepada VIVAnews.com, Minggu 9 Oktober 2011.

Namun, Yayat melanjutkan, hingga berkas perkara kasus ini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Garut, Vini tidak kunjung mengajukan saksi-saksi yang meringankan dirinya itu. "Sampai beberapa kali kesempatan, sampai kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan tidak ada juga saksi itu," kata dia.

Yayat membantah tudingan bahwa polisi sengaja tidak memeriksa saksi-saksi yang meringankan. Karena, saat diajukan ke Kejaksaan tidak ada petunjuk untuk melengkapi berkas perkara itu dengan saksi-saksi yang menguntungkan Vini.

Jaksa, menurut Yayat, menyatakan berkas perkara Vini lengkap. "Kalau ada petunjuknya, kami pasti akan lengkapi. Ini kan tidak ada petunjuk seperti itu. Berkas sudah dinyatakan P21 (lengkap)," kata dia.

Seharusnya, dia menegaskan, jika memang benar-benar mempunyai saksi yang meringankan, Vini memiliki waktu yang cukup untuk mengajukannya. Sebab, proses penyidikan kasus itu di Kepolisian terbilang lama. "Laporan kasus itu dibuat pada 6 Juni, dilimpahkan ke kejaksaan 18 Agustus, dan dinyatakan P21 pada 12 September," kata Yayat.

Selain itu, dia menambahkan, Kepolisian juga sudah melakukan upaya mediasi Vini dengan Ee Syamsudin. Namun, upaya itu gagal total. "Haji Ee tak mau damai, dan Ibu Vini menyatakan siap jika kasus ini diteruskan ke pengadilan," kata dia.

Kasus ini berawal pada 6 Juni. Saat itu, Ee bertandang ke rumah pasangan Vini dan Yadi di Kompleks Bale Kembang, Kelurahan Kota Kulan, Garut. Ee menanyakan cicilan rumah ke pasangan ini.

Terjadilah adu mulut antara Vini dan Haji Ee. Menurut suami Vini, Yadi, Haji Ee mendorong istrinya itu. Vini pun terjatuh. Kemudian, Vini melemparkan pasir ke muka Haji Ee hingga terluka.

Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Garut Kota. Vini diajukan ke persidangan dan didakwa dengan pasal 351 KUHP. Ibu dua anak ini diancam hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
rangga
10/10/2011
saya rasa ini bukan masalah hukum masa kena pasir sama kerikil bisa memar....kecuali kena 1 truk baru memar, kayanya ada indiksi lain?? lebih baik diselesaikan kekeluargaan saja....
Balas   • Laporkan
bj satit
10/10/2011
Jaman canggih....bikin pusing....sing...sing...
Balas   • Laporkan
sabdo palon
10/10/2011
di mna-mana, hukum sebab, akibat, aneh rasanya kalo guru itu tiba-tba, lempar pasir kalo tidak ada sebebnya, jangan pura-pura g tau, lantaran ssuap deh om pol, ingat, karma itu adanya di dunia
Balas   • Laporkan
okabusted
10/10/2011
pada saat kejadian ngacir kemana tuh suaminya? tega amat ngebiarin istrinya berdebat sampe didorong sama orang
Balas   • Laporkan
Tsukma's
10/10/2011
emmmang pak haji gebleg, bogoheun eta teh tapi teu di layanan ku bu guru,,....
Balas   • Laporkan
vg 79
10/10/2011
hehhee.....jangan2 Haji linta darat,...anehnya koq haji g bisa maafin....haji apa itu?.....
Balas   • Laporkan
pengenkomen | 10/10/2011 | Laporkan
makanya klo ga bisa nagihnya, y jgn berani meminjamkan uang donk... cari uang tu yang halal,,,perbanyak sedekah,,IKHLAS....!!!IKHLAS...!!!
endin | 10/10/2011 | Laporkan
klo utang hrs byr, klo ga mau byr jngn utang gitu aja ko repot
agus n
10/10/2011
Halo PGRI, SEGI, FOGGAR............!!!! yo kita bergerak, tong cicingeun atuh aya guru dihina teh ................
Balas   • Laporkan
Wow
10/10/2011
gmn kalo dicek dibaju yang digunakkan saat itu kalo benar didorong pasti ada sidik jari di pakaian ! kalau benar didorong lebih dulu kok malah guru ini aja yg dipenjara ?
Balas   • Laporkan
bolosewukurangmuhamadmunawar
09/10/2011
apakah suami bisa jadi saksi tunggal
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id