NASIONAL

Anggota Dewan Terekam CCTV Curi Uang ATM

Pemilik ATM merupakan istri seorang polisi.

ddd
Senin, 3 Oktober 2011, 17:50
Periksa pengamanan ATM
Periksa pengamanan ATM (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Anggota DPRD Bengkalis, Syafrul Maizal dituding mengambil uang sebesar Rp1 juta dari mesim ATM Mandiri dengan menggunakan kartu ATM milik seorang warga.

Kasus ini pun sudah dilaporkan oleh pemilik uang yang diketahui adalah istri seorang polisi dari Polres Bengkalis.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkalis, Ajun Komisaris Polisi Arif Fajar membenarkan kejadian tersebut. "Pengaduannya sudah masuk ke kami. Memang ada pengaduan pencurian uang sebesar Rp1 juta dari mesim ATM milik korban," kata Fajar kepada VIVAnews, Senin 3 Oktober 2011.

Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bengkalis, H Arwan Mahidin menjelaskan, pihaknya sudah memanggil Syafrul Maizal untuk diminta penjelasannya.

Berdasarkan pengakuan kepada BK DPRD siang tadi, Syafrul mengaku tidak berniat mencuri uang tersebut. "Dia membantah mencuri uang tersebut. Dan dia juga mengaku akan melakukan upaya damai dengan pemilik ATM," kata Arwan.

Bila dalam dua hingga tiga hari masalah ini tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan, lanjutnya, BK akan memanggil korban dan meminta penjelasannya.

"Kalau memang ada kesalahan, tentu akan diproses lebih lanjut," katanya.

Dari informasi yang dihimpun VIVAnews, dugaan pencurian oleh anggota DPRD Bengkalis dari PBB itu terjadi 26 Agustus 2011 lalu. Aksi anggota fraksi gabungan tersebut terekam CCTV yang terpasang di dalam ruang ATM.

Berawal ketika korban selesai mengambil uang di ATM Mandiri yang terletak di depan kantor bupati Bengkalis. Karena terburu-buru, korban lupa mengambil kartu ATM-nya kembali ketika hendak meninggalkan ATM. Korban baru sadar kartu ATM-nya tertinggal ketika dalam perjalanan menuju rumah.

Ia makin kaget, karena ada SMS Banking masuk ke telepon selulernya yang menyebutkan ada penarikan uang Rp1 juta. Padahal ia tidak pernah mengambil uang dari ATM sebanyak itu.

Korban lalu kembali ke lokasi ATM tersebut. Korban sedikit lega karena kartu ATM tersebut ada di tangan pihak sekuriti. Rupanya, oknum anggota dewan itu menyerahkan kartu ATM milik korban ke sekuriti setelah ia menarik uang Rp1 juta.

Menurut pengakuan petugas sekuriti kepada korban, kartu ATM itu diberikan oleh anggota DPRD Bengkalis kepadanya. Akhirnya, korban membuat pengaduan ke polisi terkait raibnya uang dia Rp1 juta yang disinyalir diambil anggota DPRD Bengkalis. Karena aksi tersebut terekam CCTV ATM Mandiri. Laporan: Ali Azumar | Riau (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
joeco
04/10/2011
dulu waktu SD belajar PMP, tiap senin upacara bendera, masuk SMP ada wawasan wiyata mandala, trus sampe jadi anggota DPRD disumpah... kok pejabat sekarang pada NYOLONK ya???? apa guna belajar itu semua??
Balas   • Laporkan
Atun
04/10/2011
kalo bicara moral udah deh. tapi ini jadi anggota DPRD tapi kok bego sihh?? emang gak tau di atm ada cctv?
Balas   • Laporkan
wina choswara
04/10/2011
lLagi trand neh kayak nya dari Dewan Pusat sampai Dewan Daerah nyolongin uang rakyat... meski beda versi dan lain modus hehehe
Balas   • Laporkan
antonius | 04/10/2011 | Laporkan
beda versi tapi satu tujuan.. NYOLONKKK.. emang udah gak ada kemaluannya lagi..
yan raizo
04/10/2011
ini sebabbkan krn, lahan korupsi semakin berkurang seiring semakin bnyknya koruptor2 baru yg bermunculan... smoga dgn kejadian ini msyrakat semakin cerdas agar tidak sembarangan dalam memilih pemimpin.
Balas   • Laporkan
nahor
03/10/2011
wah,wah
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id