NASIONAL

Anjing Beringas Memangsa Majikan, Mengapa?

Polisi diminta melakukan penyelidikan menyeluruh. Bukan lantas menuding anjing-anjing itu.

ddd
Rabu, 7 September 2011, 06:42
Ilustrasi anjing
Ilustrasi anjing (AP Photo/ David McNew)

VIVAnews -- Anjing adalah hewan peliharaan favorit, bahkan bisa jadi sahabat terbaik. Kesetiaan dan pengabdian yang ditunjukkan anjing sangat mirip dengan konsep manusia tentang cinta dan persahabatan. 

Namun, apa yang terjadi di Batam, Kepulauan Riau sungguh mengerikan, bahkan tragis. Tujuh anjing kelaparan, yang tak diberi makan selama 14 hari, diduga memakan dua sesamanya, lalu memangsa majikannya  sendiri hingga tewas.

Polisi menemukan Andre Lumboga -- nama majikan tersebut -- dalam kondisi sangat mengenaskan, tubuhnya tinggal tengkorak, bahkan kepala dan badan terpisah -- tengkorak ditemukan di dapur, tubuh di depan rumah.

Mengapa anjing bisa berubah menjadi beringas dan memangsa majikannya?

Dokter hewan asal Batam, Fery Firdaus mengatakan, berdasarkan pengalaman, karakter anjing dibentuk oleh pemiliknya sendiri. "Kalau pemilik membentuknya jadi beringas, dia akan menjadi beringas. Namun jika diberi pelatihan bagus, disayang, tak akan beringas," kata Fery saat dihubungi VIVAnews.com, Selasa 6 September 2011 malam.

Jenis anjing pun bisa mempengaruhi karakternya. Misalnya, "anjing herder tidak galak jika tidak diberi rangsangan. Tapi, anjing lokal atau kampung justru galak, baik hanya pada majikan. Justru anjing lokal yang sering mengigit daripada anjing ras.

Untuk kasus di Batam, Fery menambahkan, untuk menganalisa karakter anjing-anjing tersebut harus dilihat jenisnya. "Sebab, ada yang mengatakan itu (anjing yang memangsa) anjing herder, campuran, sementara menurut karyawan saya, mereka anjing kampung. Masih simpang siur," tambah dia.

Soal dugaan anjing beringas karena tak diberi makan selama 14 hari, Fery menjelaskan, pengalaman dia di lapangan, anjing tak akan mengalami masalah jika tak makan selama tujuh hari. Hewan itu juga tak lantas berubah beringas. Asalkan, tetap diberi minum. "Kalau tak makan dan tak minum, dia akan mati," kata lulusan Fakultas Kedokteran Institus Pertanian Bogor (IPB) itu.

Ferry menambahkan, kasus yang terjadi di Batam belum bisa dikatakan 100 persen kesalahan anjing. "Mungkin ada faktor lain. Apalagi itu baru dugaan. Belum pasti (majikan dimangsa) faktor anjing. Mungkin ada faktor lain yang kita tidak tahu," kata dia.

Polisi, tambah dia, diimbau melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Bukan serta-merta menuding anjing-anjing itu. Bisa jadi, dia menambahkan, korban lebih dulu meninggal atau dibunuh, lalu dilempar ke anjing. "Anjing kan tak bisa diajak bicara, memberi keterangan. Setahu saya, anjing biasanya setia pada pemilik, punya ikatan emosional."

Fery mencontohkan kejadian di Malang Jawa Timur, saat seekor anjing herder dengan setia menunggui mayat majikannya yang meninggal. Sampai tujuh hari. "Anjing itu akhirnya ditembak karena tak maui meninggalkan mayat majikan."

Sebelumnya, Kapolsek Batam Kota Kompol Eriyana mengatakan, diduga Andre dimakan peliharaannya yang kelaparan. "Korban diketahui memelihara sembilan ekor anjing di rumahnya. Anjing tersebut ditinggal selama 14 hari tanpa diberi makan. Karena diketahui Andre berangkat ke Manado tanggal 14 Agustus 2011 dan pulang ke Batam 30 Agustus 2011," ujarnya.

Sepulang dari Manado, lanjut Eriyana, Andre meletakkan koper bawaannya di depan dan langsung melihat perliharaan anjingnya di belakang. "Karena diduga kelaparan, anjing tersebut menyerang Andre. Karena anjing tersebut tidak diberi makan selama 14 hari," paparnya.

Tadi malam, lanjutnya, saat polisi ke rumah korban, ketujuh ekor anjing tersebut juga mencoba menyerang petugas. "Karena anjingnya terus menyerang, akhirnya kami lumpuhkan," katanya.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
PANGERAN
13/09/2011
ya wajar tuh anj1n6nya mkn majikan,.. org gk dikasih mkn slama 14 hari,.. di jakarta aja banyak jga anj1n6 yg udah dikasih mkn tapi msh juga kelaparan,.. saya harap polisi RI kita dpt menangkap anj1n62 yg msh berkeliaran,..
Balas   • Laporkan
black-beat
09/09/2011
saksang orang baru kali ini terjadi...
Balas   • Laporkan
iann
09/09/2011
setuju ama pacman, ga mungkin anj1ng makan majikan kalo emang dipelihara secara BENER. kalo dia emang sayang ama anj!ng2 peliharaannya itu mana tega ninggalin selama itu tanpa ngasih makan. penyiksaan itu namanya!
Balas   • Laporkan
pacman
08/09/2011
Ga mgkn ada anj1ng yg makan manusia apa lg majikan nya sndiri, kcuali sang majikan memang sngaja memelihara anj1ng itu utk d makan... itulah hukum karma.
Balas   • Laporkan
pacman
08/09/2011
Yg jd prtanyaan anj1ng sbnyk itu d pelihara utk 7an apa ? Majikan macam apa yg tega ninggalin anj1ng peliharaan nya slama 14 hr tanpa makan ? sy tau betul kharakter anj1ng yg luar biasa setia pd majikan bhkn siap mati demi majikan yg menyayanginya.
Balas   • Laporkan
hewan tetaplah hewan...
Balas   • Laporkan
warsawa
08/09/2011
guguk memakan rica rica orang
Balas   • Laporkan
ompong
08/09/2011
kalo gitu ditetapin aja sebagai TERSANGKA ..... kasusnya kan kayak SAIPUL JAMIL kan ??? yaaahh parah nih Polis kita ..... tangkep tuh si NUNUN .... itu baru hebat !!!
Balas   • Laporkan
ngadna
07/09/2011
anjyng membalas dendam kepada manusia karena ada juga manusia yang memangsa anjyng......
Balas   • Laporkan
beny
07/09/2011
setuju banget dengan pendapat dr ferri, dog punya ikatan emosional dengan pemiliknya, dan kematian pemiliknya masih perlu diselidiki sebelum mengvonis dog tersebut
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru