NASIONAL

Jalur Mudik Tiga Kota Mulai Padat

Sejumlah titik mudik mulai mengalami kepadatan. Kenaikan penumpang pesawat signifikan.

ddd
Jum'at, 26 Agustus 2011, 16:21
Suasana mudik di Pelabuhan
Suasana mudik di Pelabuhan (ANTARA/ Dhoni Setiawan)

VIVAnews - Hari Raya Idul Fitri tinggal 4 Hari lagi. Jalur-jalur utama mudik sudah padat. Pemudik sudah mulai meninggalkan tanah rantauan menuju kampung halaman.

Pantauan VIVAnews.com di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pemudik yang akan menuju Pulau Jawa mulai berangsur padat. Meski diprediksi bukan puncak arus mudik, namun para pemudik mulai memadati Pelabuhan Gilimanuk. Kendati begitu, belum terjadi penumpukan kendaraan bermotor di pintu masuk Barat Pulau Bali itu.

"Masih lancar, meski sudah terjadi peningkatan. Utamanya pada malam hari. Karena malam hari menjadi pilihan bagi para pemudik untuk pulang," kata Manajer Operasional ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Ospar Silaban, kepada VIVAnews.com, Jumat 26 Agustus 2011.

Pemudik masih didominasi kendaraan roda dua. Namun, jumlah antara pemudik roda dua dan roda empat saat ini mulai mengalami lonjakan sekira 10 persen. Di Kota Denpasar dan sekitarnya, arus lalu lintas yang biasanya padat bahkan macet pada hari-hari biasa, kini nampak lengang.

Itu lantaran, warga yang merayakan Idul Fitri berangsur-angsur mulai meninggalkan Pulau Dewata untuk kembali ke daerah asal mereka di Pulau Jawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan kota-kota lainnya. Polda Bali sudah menyiapkan 18 posko pengamanan. Untuk mengantisipasi kepadatan, Pelabuhan Gilimanuk memisahkan transportasi antara angkutan barang dengan pemudik.

Kondisi serupa terlihat di wilayah sebelum Yogyakarta. Data yang ada di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul jumlah pemudik sampai kemarin pagi mencapai 84.127 warga.

"Kendaraan roda dua yang memasuki Kabupaten Gunungkidul melalui jalur Yogya-Wonosari mencapai 25.522 kendaraan, sedangkan bus AKAP dan carteran mencapai 248 armada," kata Kepala Bidang Transportasi Angkutan Darat Gunungkidul Samsudin Efendi, Jumat 26 Agustus 2011.

Untuk kendaraan pribadi sendiri tercatat 8.158 kendaraan. Meski ada peningkatan kendaraan, dipastikan mendekati lebaran akan mengalami peningkatan yang tajam. "Pada H-2 kami perkirakan menjadi puncak arus kendaraan yang melewati jalan Yogya-Wonosari ini," kata dia.

Peningkatan juga terlihat pemudik yang menumpang pesawat. Terjadi peningkatan cukup signifikan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang, Sumatera Barat. "Rata-rata terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 20 persen setiap harinya,” kata Kepala Divisi Lalulintas Udara  BIM Budi Alzok pada VIVAnews.com, Jumat, 26 Agustus 2011. Pihak bandara memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi mulai H-3 hingga H-1 lebaran.

Menurut pernyataan tertulis General Manager PT Angkasa Pura II Cabang BIM Agus Kemal Pramayudha pada H-7 lebaran tercatat 25 penerbangan dengan mengangkut 3.554 penumpang. Dibanding dengan tahun lalu, angka ini mengalami lonjakan cukup signifikan.

Pada H-7 lebaran tahun lalu, hanya 16 maskapai komersil yang mendarat di BIM dengtan membawa 2.584 penumpang.  (Laporan: Bobby Andalan, Bali; Juna Sunbawa, DIY; Eri Naldi, Padang) (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id