NASIONAL

Nikahkan Anak,Sekretaris MA Pakai Uang Negara

Rum Nessa juga dicecar mengenai keluarnya surat pemberhentian Ketua PN Cibadak.

ddd
Kamis, 28 Juli 2011, 13:09
Sekretaris Mahkamah Agung, Rum Nessa (tengah)
Sekretaris Mahkamah Agung, Rum Nessa (tengah) (mahkamahagung.go.id)

VIVAnews - Sekretaris Mahkamah Agung, Rum Nessa, dicecar tim seleksi Hakim Agung. Rum Nessa diduga telah menggunakan uang negara saat menggelar pesta pernikahan anaknya.

Ketua Komisi Yudisial, Erman Suparman, mempertanyakan Rum Nessa seputar pesta pernikahan anaknya yang digelar bersamaan dengan seminar setengah hari bagi seluruh Ketua Pengadilan Agama (PA) di Indonesia.

"Ada laporan ke kami, seminar setengah hari bagi ketua PA se-Indonesia digelar bertepatan dengan hari pernikahan anak anda yang juga hakim," tanya Erman, saat seleksi Hakim Agung, di Gedung Komisi Yudisial, Jakarta, Kamis 28 Juli 2011.

Atas pertanyaan itu, Rum Nessa, beralasan, "Yang mengadakan seminar itu Mahkamah Agung, tapi kalau harinya bertepatan dengan pernikahan anak saya, saya lupa."

Rum Nessa menjelaskan, menantunya memang berprofesi sebagai hakim. "Bertemu dengan anak saya saat pendidikan. Cakim (calon hakim) bertemu jodoh," ujar Rum Nessa yang sudah dua kali mengikuti seleksi Hakim Agung ini.

Selain itu, Rum Nessa juga dicecar mengenai keluarnya surat pemberhentian Ketua Pengadilan Negeri (PN) Cibadak. Menurut KY, surat itu keluar lantaran Ketua PN Cibadak tidak mau pindah ke gedung baru. Jika tidak keluar, maka Ketua PN itu akan dicopot dari jabatannya.

Rum Nessa kembali membantah tudingan itu. Dia beralasan, surat tersebut sudah dikeluarkan dengan sepengetahuan Ketua MA. "Saya diperintah membuat surat itu. Sebelum saya tandatangani, saya sudah lapor ke Ketua MA, apakah ditandatangani Ketua MA atau saya. Tapi kata Ketua MA, saya yang diminta menandatangani, Ya saya tandatangani," ujarnya. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
sumadi bimo
07/08/2011
bukan rahasia umum para pejabat memakai uang dan fasilitas negara yang dikumpulkan dari keringat rakyat berupa pajak untuk kepentingan pribadi dengan tanpa malu dan anehnya tidak ada tindakan dari pihak yang berwenang....inilah INDONESIA-ku ????..........
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id