NASIONAL

Inilah Bahaya Letusan Gunung Lokon

Lokon pernah meletus dahsyat pada 1991.

ddd
Selasa, 12 Juli 2011, 07:02
Kawah Gunung Lokon, Tomohon, Sulawesi Utara, semburkan asap putih
Kawah Gunung Lokon, Tomohon, Sulawesi Utara, semburkan asap putih (Antara/ Basrul Haq)

VIVAnews - Ancaman naiknya aktivitas gunung berapi kembali membayangi Indonesia. Setelah Gunung Soputan di Sulawesi Tenggara berangsur tenang, kini Gunung Lokon, di provinsi yang sama, bergolak.

Bahkan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMGB) sejak Minggu, 10 Juli 2011 pukul 22.00 Wita, telah menaikkan statusnya menjadi Awas, level tertinggi gunung berapi.

Kepala PVMBG, Surono, menjelaskan bahwa sudah terjadi letusan dua hari lalu. Semakin besar dari waktu ke waktu. "Sudah terjadi letusan yang semakin membesar, tapi dalam kurun waktu yang tidak terlalu cepat," kata dia saat dihubungi VIVAnews.com, Senin 11 Juli 2011 malam.

Tercatat melalui seismograf PS-2, Gunung Lokon telah meletuskan abunya pada tanggal 10 Juli 2011 pukul 22.00 waktu setempat dengan jarak letusan 300 hingga 400 meter. Aktivitas ini pun mengalami fluktuasi pada Senin dini hari yakni letusan dengan jarak letusan mencapai 500 meter.

Aktivitas gunung yang pernah meletus dahsyat pada tahun 1991 ini pun tidak berhenti sampai di situ. Tercatat pada Senin pukul 17.49, terjadi lagi letusan yang lebih besar dengan ketinggian 650 meter.

Peningkatan status dari siaga menjadi awas ini pun memicu peringatan pada maskapai penerbangan. Meski demikian, Surono mengatakan bahwa abu vulkanik yang tersebar belum terlalu jauh. "Masih sekitar puncak, jarak letusan belum sampai 650 meter," tambah dia.

Menurutnya, walaupun belum terlampau besar, evakuasi warga harus dilakukan mengingat dampak letusan Gunung Lokon hingga radius 3.5 kilometer.

Ancaman bahaya untuk saat ini adalah terjadinya letusan magmatik disertai dengan lontaran material pijar, pasir dan hujan abu tebal dengan atau tanpa diikuti aliran awan panas letusan secara tiba-tiba.

Bila awan panas berlangsung di sekitar Gunung Lokon, masyarakat diminta mewaspadai jalur Sungai Pasahapen.

Sementara untuk kelurahan yang berada di sekitar Gunung Lokon, namun berada di luar Kawasan Rawan Bencana II, agar mewaspadai terjadinya hujan abu, pasir, dan kemungkinan dapat terkena lontaran batu.

Menurut sejarahnya, Gunung Lokon pernah meletus dahsyat pada tahun 1991. Pada saat itu, seorang pendaki gunung asal Swiss menjadi korban keganasan Lokon. Ia tewas dan jasadnya tak ditemukan, karena tertimbun debu.Tak hanya itu, ribuan warga harus merelakan rumahnya terlahap lahar.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
dekysen
15/07/2011
cuma kasi masukan klo gunung soputan dan gunung lokon ada di sulawesi utara ,jadi bukan sulawesi tenggara mohon di edit kembali...
Balas   • Laporkan
sammy
13/07/2011
makanya sapa lei tare itu manusia kong mo basombong... satu kali Tuhan kuti, abis torang... Memang cuma Tuhan yang paling berkuasa.
Balas   • Laporkan
upin
13/07/2011
Kalo buat berita yah yg bener atuuuh...Sulaweis Utara...bukan tebggara....
Balas   • Laporkan
cindy
13/07/2011
luar biasa dasyatnya TUHAN... ini juga harus jadi barang renungan untuk kita untuk menghargai segala sesuatu yang diberikn TUHAN..
Balas   • Laporkan
rini
13/07/2011
Waktu buat merenungkan kemuliaan dan kekudusan Tuhan buat warga Sulut, jangan hanya rajin2 menyebut nama Tuhan terutama hamba2 Tuhan, tetapi kelakuan penuh kedagingan mempermainkan kebesaran Tuhan..GBU.
Balas   • Laporkan
Black menthoel
12/07/2011
gunung soputan bukan di sulawesi tenggara,gunung soputan di sulawesi utara
Balas   • Laporkan
maman_hd
12/07/2011
Takdir TUHAN, Bro... Bukan takdir alam... Alam yg menjalani Takdir...
Balas   • Laporkan
farizdvino
12/07/2011
ini memang takdir alam, dan Tuhan lah yg mengatur
Balas   • Laporkan
tian
12/07/2011
Gunung soputan dan lokon sama-sama di Sulawesi Utara bukan Sulawesi Tenggara... Gunung Lokon di Kota Tomohon sedangkan Gunung Soputan di Minahasa Tenggara...
Balas   • Laporkan
windiarti
12/07/2011
Subhanallah.....sesungguhnyalah seluruh alam semesta ini ada didalam genggamanMu Ya Allah.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com