NASIONAL

Arsyad Siap Dikonfrontasi dengan Mahfud MD

"Jangan kan Masyhuri Hasan, dengan Mahfud dan Akil Mukhtar saya siap."

ddd
Jum'at, 1 Juli 2011, 13:42
Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD
Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD (Antara/ Rosa Panggabean)

VIVAnews -- Didampingi putrinya, Nesyawati, mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arsyad Sanusi menjalani pemeriksaan di Markas Besar Kepolisian. Ia membenarkan, bahwa materi pemeriksaan seputar kasus surat palsu MK. Juga kaitannya dengan beberapa saksi lainnya.

"Jadi pertanyaanya seputar surat palsu bagaimana hubungannya dengan Masyuri Hasan, bagaimana hubungannya dengan Zainal Arifin, bagaimana hubungannya dengan Professor Abdul Mukti Fajar," kata Arsyad di Bareskrim Mabes Polri, Jumat 1 Juli 2011.

Terkait kasus yang membelitnya, Arsyad mengaku siap dikonfrontasi dengan siapapun yang memiliki keterkaitan dengan kasus surat palsu MK. "Siap, siapa saja yang berkaitan saya siap. Jangan kan Masyhuri Hasan dengan Mahfud dan Akil Mukhtar saya siap," imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam kasus pemalsuan surat putusan Mahkamah Konstitusi, polisi telah menetapkan tersangka. Seperti tercantum dalam Surat Perintah Dimulainya Penyidikan, tersangka berinisil ''MH' dan kawan-kawan. MH diduga adalah Masyuri Hasan -- panitera yang telah diberhentikan MK.

Dalam kasus ini, Arsyad terlibat saling serang dengan Mahfud MD. Ia mengatakan Mahfud telah melanggar kode etik karena pernah bertemu Bambang Widjojanto dan Bibit Samad Rianto yang dulu sedang berpekara. Arsyad mengatakan hal itu di hadapan Panja Mafia Pemilu.

Arsyad memiliki bukti-bukti pertemuan antara Mahfud dengan Bambang dan Bibit. Bukti pertemuan itu diperoleh Arsyad dari Ari Wibowo, mantan ajudan Mahfud MD yang juga anggota polisi, dan Marhadi, penjaga keamanan rumah Mahfud MD. Ajudan Mahfud MD memberi kode majikannya dengan sebutan 'Merdeka 1.'

Menanggapi tudingan ini, Mahfud mengatakan, Arsyad pernah mengancam akan membongkar hal yang sama saat kasus mantan calon Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud, sedang berperkara di MK.

"Dia (Arsyad) mengancam saya akan hancurkan MK ini. Saya katakan silakan, kasus apa yang mau Bapak (Arsyad) bongkar? Arsyad bilang, Ketua MK telah menerima tamu di rumah, Bambang Widjojanto dan Bibit Samad Rianto," kata Mahfud di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa 28 Juni 2011. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
mamad_30
04/07/2011
wah pak mahfud dah mulai bermanuver nih, biasa target 2014 yah pak....
Balas   • Laporkan
mitraadv
01/07/2011
mahfud versus arsad biar waktu yang menentukan mana yang salah dan benar,janganlah kita memvonis seseorang tanpa diadili........
Balas   • Laporkan
yozov
01/07/2011
iya di temuin aja berdua biar kita bisa liat kakek2 berantem. Gak pake acara nangis loh kalo kalah.
Balas   • Laporkan
pandeka
01/07/2011
Ayo Pak mahfud, anda berani tdk di konfrontir dgn hakim arsyad, jgn cuma bisa tuduh org, skrg anda ditantang, tunjukkan nyali anda.
Balas   • Laporkan
atmodunk
01/07/2011
periksa semua yang diindikasi terlibat kasus ini. Polisi harus tegas. siapa pun yang terlibat harus diproses hukum. jangan kasus ini dijadikan alat kampanye.
Balas   • Laporkan
Brahmoyo
01/07/2011
Pak Arsyad Mau Membongkar Kebobrokan MK....Ternyata YANG MEMBUAT MK BOBROK adalah PAK ARSYAD SENDIRI....HUKUM MATI cocok untuk BAPAK & Anaknya karena telah Mencoreng KEADILAN & DEMOKRASI INDONESIA...KELUARGA MAFIA HUKUM..
Balas   • Laporkan
aryakusuma | 03/07/2011 | Laporkan
setujuuuuuuuuuuuuu,


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id