TUTUP
TUTUP
NASIONAL

Peneliti Dunia Diskusi Soal Lumpur Sidoarjo

Sejumlah ahli menyatakan bahwa kejadian ini akibat fenomena alam yang tidak umum.
Peneliti Dunia Diskusi Soal Lumpur Sidoarjo
Lumpur porong Sidoarjo (Satriyo Eko P | Surabaya Post)

VIVAnews - Sebanyak 17 peneliti terkemuka dunia dan 50 peneliti dan pakar industri Indonesia, berkumpul untuk membahas keadaan dan mencari solusi fenomena alam lumpur Sidoarjo.

Pertemuan di Hotel Mercure, Surabaya, Jawa Timur ini, dipandu Humanitus Foundation, LSM non-politik dan non-agama yang berkantor di Australia.

Dalam pertemuan ini, mereka mencari penyelesaian terbaik dan efektif untuk menanggulangi dampak jangka panjang bencana ini. Para peneliti belum sepaham mengenai penyebab keluarnya gunung lumpur itu.

Para peneliti dari Indonesia, Australia, Inggris, Rusia dan Jepang yakin bahwa aktifitas seismik, seperti pergerakan lempeng tektonik, gerakan akibat aktifitas gunung berapi ikut menjadi penyebab munculnya lumpur.

Menurut Profesor Amanda, School of Earth and Space Exploration, Universitas Arizona State University, hingga kini belum bisa dipastikan aktifitas seismik yang menjadi latar belakang penyebabnya. Dijelaskannya, bahwa ini adalah fenomena alam yang tidak umum dan bukan hanya problem negara Indonesia.

"Negara-negara lain juga harus ikut memikirkan dampaknya," kata Profesor Amanda.

Sementara Profesor Wataru Tanikawa dari Pusat Penelitian Japanese Research Institute (Jamstec) menyatakan, adanya mekanisme tekanan yang lebih pada permukaan tanah menjadi penyebab munculnya gunung lumpur.

"Banyak orang masih salah kaprah, munculnya lumpur tidak disebabkan gempa bumi namun aktifitas seismik yang memicu terjadinya gempa bumi," sahut Profesor Sukendar Asikin dari ITB. Menurut Berkeley peneliti dari University of California, banyak orang masih salah kaprah menyikapi semburan lumpur.

Pertemuan yang dihadiri pemerintah Indonesia dan sejumlah perwakilan asing ini diharapkan, dapat mendukung kelanjutan penelitian, serta program pembangunan ekonomi yang secara langsung menguntungkan warga Sidoarjo.

Laporan: Tudji Martudji | Surabaya

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP