NASIONAL

Nikah Siri, Prajurit TNI Dihukum Bui

Hukuman berupa penahanan ringan dan sanksi administrasi.

ddd
Jum'at, 6 Mei 2011, 15:17
Pasukan TNI
Pasukan TNI (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - Markas Besar TNI Angkatan Darat menjatuhkan hukuman kepada ketiga anggotanya yang menikah secara siri dan kedapatan mabuk-mabukan. Ketiga anggota TNI itu Prajurit Satu Heri Riyadi, Prajurit Satu Imam Ali Mahfudi, dan Prajurit Satu Hartono.

Sekretaris Dinas Penerangan Angkatan Darat  Kolonel Inf. Pandji Suko Hari Judho mengatakan Pratu Heri Riyadi dinyatakan bersalah karena melakukan pelanggaran disiplin menikah tanpa ijin satuan (nikah siri) dan membatalkan pernikahan yang telah memperoleh ijin dari Komandan Satuan.

"Atas kesalahan ini Pratu Heri Riyadi dijatuhi hukuman disiplin berupa penahanan ringan selama 10 hari dan sanksi administrasi penundaan kenaikan pangkat selama dua periode," kata Pandji di Kartika Media Center, Jakarta, Jumat, 6 Mei 2011.

Dijelaskan Pandji, perbuatan Pratu Heri Riyadi melanggar Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/491/XII/2006 tanggal 21 Desember 2006 tentang Pengesahan Berlakunya Buku Petunjuk Teknik tentang Nikah Talak Cerai Rujuk bagi Anggota TNI AD.

Sementara itu, Pratu Imam Ali Mahfudi dan Pratu Hartono dinyatakan bersalah karena melakukan pelanggaran disiplin berupa minum–minuman keras dan mabuk-mabukan, yang berakhir dengan pengeroyokan terhadap mereka.

"Perbuatan Pratu Imam Ali Mahfudi dan Pratu Hartono telah melanggar Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/22/VIII/2005 tanggal 10 Agustus 2005 tentang Peraturan Disiplin Prajurit Tentara Nasional Indonesia," kata dia.

Pratu Imam Ali Mahfudi dan Pratu Hartono dijatuhi hukuman disiplin berupa penahanan ringan selama 14 hari dan sanksi administrasi penundaan kenaikan pangkat selama dua periode.

"Penjatuhan hukuman disiplin ini merupakan bentuk tindakan nyata dari Dinas dalam menegakkan disiplin prajurit yang melakukan pelanggaran, ini berlaku untuk semuanya dari Tamtama, Bintara dan Perwira di Dinas Penerangan AD," ucap Pandji. (kd)




© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
LASKAR BANASPATI
26/07/2011
menurutku PERNIKAHAN TELAH SYAH JIKA MELALUI PROSEDUR AGAMA,HUKUM NEGARA HANYALAH SEBAGAI LEGALITAS/TERTIP ADMINISTRASI Bukan menentukan syah/tidak,siri/tidak...pernikahan ADALAH urusan ALLAH SWT.
Balas   • Laporkan
paulusnamaku
06/05/2011
wah asik juga ya nikah siri, mantap, enak, dan puas
Balas   • Laporkan
mafia | 20/05/2011 | Laporkan
mang kenapa dg nikah siri bung,,,?


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com