NASIONAL

Gubernur yang Dipepet Rombongan Moge

Gubernur Bali Made Mangku Pastika memang tak suka memakai pengawalan.

ddd
Selasa, 26 April 2011, 15:07
Gubernur Bali I Made Mangku Pastika
Gubernur Bali I Made Mangku Pastika (Wima Saraswati/VIVAnews)

VIVAnews - Jika sebagian pejabat di Negeri ini betah dikawal patroli pengawalan (patwal) saat melakukan tugas negara, beda halnya dengan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Mantan Kapolda Bali ini memang tak suka protokoler dan sering memilih jalan sendiri dengan mobil pribadi.

Pria asal Kabupaten Buleleng itu lebih senang tanpa pengawalan dengan suara meraung-raung.  "Ke mana-mana, cuma bersama ajudannya saja," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali, I Putu Suardhika, kepada VIVAnews, Selasa 26 April 2011.

Dua tahun menjabat, sepengetahuan Suardhika, Gubernur selalu rutin melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah lokasi pada hari libur. Pastika mendatangi sejumlah rumah sakit, ke kelompok-kelompok petani, peternak, dan komunitas lainnya. "Tentu untuk melihat lebih dekat dan meminta masukan apa yang harus dilakukan pemerintah untuk mendukung usaha mereka," kata Suardhika.

Kunjungan itu tanpa dijadwalkan sebelumnya dan terkadang dadakan. "Sebelumnya Gubernur hanya meminta jalan-jalan. Tetapi di tengah perjalanan, Gubernur meminta untuk diantar ke satu lokasi tertentu untuk inspeksi," katanya.

Kendati begitu, bukan berarti mantan Kalakhar BNN ini tak pernah mendapat pengawalan jika bepergian. Saat keadaan tertentu yang mengharuskannya bergerak cepat, baru Pastika menggunakan pengawalan. Itu pun hanya pengawalan dari satu unit motor patroli kepolisian. Jika keadaan mendesak, barulah Pastika memakai patwal.

Jika hari libur, sambung Suardhika, Gubernur tak pernah memakai kendaraan dinas. Ia lebih memilih menggunakan mobil pribadinya untuk aktivitas di hari libur, meski dalam kerangka kerja. "Mobil yang sering digunakan jenis Ford dengan nomor polisi DK 909 AA. Jadi tidak ada waktu untuk Gubernur beristirahat demi masyarakat Bali," katanya.

Dan suatu hari, Gubernur pun 'kena batunya', mobil pribadi yang ditumpanginya dipepet motor-motor gede yang tergabung di Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI), di Jalan Luwus, Baturiti, Tabanan. Mobil Gubernur yang baru saja inspeksi pembangunan sekolah yang dialokasikan untuk rakyat miskin di Bali bahkan sampai ditendang pengendara moge.

Laporan Bobby Andalan | Denpasar, Bali



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
mul
27/05/2011
nah gitu dong, jadi ketahuan kelemahan-kelemahan dijalan raya, ide itu muncul jika kita mengalaminya sendiri, coba saja pejabat dijakarta ikut bermacet ria, jadi pada saat macet bisa berfikir apa yg terbaik, dr pada bengong waktu macet.
Balas   • Laporkan
CHILMI FAQIH
24/05/2011
sebuah contoh yg patut diteladani trutama oleh pejabat negara yg lain. soga beliau melakukannya dg ikhlas.
Balas   • Laporkan
KakDar
23/05/2011
Salut pak. Berikan bukti dan contoh. Bukan sekedar hanya janji. Apa yang dilakukan Bapak, semoga menjadi tauladan untuk para pejabat yang lain.
Balas   • Laporkan
herustreckel
20/05/2011
mantaapppp,, gitu dong kalo pejabat..!!! kalo sidak di daerah lain mah udah bocor duluan
Balas   • Laporkan
zulfiqar sjafiie
17/05/2011
Bapak I Made Mangku satu dari sekian pemimpin yang bisa dijadikan panutan bagi pejabat lainnya, beliau memikirkan masyarakatnya sehingga masyarakat disekitarnya menjaga dan menghargainya karena kedekatan dan pengabdiannya kepada rakyatnya.
Balas   • Laporkan
ediesa
14/05/2011
memang ada oknum rombongan moge sering ambil jalan orang lain (menutupi arus orang lain) apa karena motor harganya mahal jadi pinginnya orang lain hrs ngesot terhadapnya saya juga pernah didaerah karanganyar solo dipepet hingga saya hrs jalan di bau jalan
Balas   • Laporkan
honai | 14/05/2011 | Laporkan
Mahal??? biasa aja kali masih banyak yang lebih mahal...itu mah sok doank.
renggo
10/05/2011
Kepala daerah juga manusia, akan lebih baik jika dalam menjalankan tugas tanpa merepotkan banyak orang dengan raungan patwal. tanpa patwal menunjukan bahwa pejabat tersebut dapat membaur dengan warganya dan dapat diterima masyarakat.
Balas   • Laporkan
handyman
04/05/2011
Kalau saja seluruh pemimpin di negeri ini bisa meluangkan waktu seperti beliau (Bp. I Made Mangku Pastika), saya yakin negeri ini akan lebih sejahtera, aman, tenteram. Karena pemimpin yang memikirkan rakyatnya akan dipikirkan juga oleh rakyatnya.
Balas   • Laporkan
Ilak
26/04/2011
salah satu contoh pemimpin terbaik di negeri ini. moga ada lagi pemimpin yang mencontoh Beliau
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com