NASIONAL

NTB Diguncang Gempa 6,6 SR, Korban Disusuri

Gempa tak hanya membuat panik Kota Mataram, NTB. Getaran juga dirasakan sampai Bali.

ddd
Jum'at, 11 Maret 2011, 08:08
Bangunan roboh akibat gempat di Bima, NTB
Bangunan roboh akibat gempat di Bima, NTB (Antara/ Harombo)

VIVAnews - Gempa dengan kekuatan 6,6 Skala Richter mengguncang sebagian wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 11 Maret 2011 sekitar pukul 00.08 WIB.

Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi pada kedalaman 523 kilometer di lokasi 7.12 LS - 116.85 BT. Pusat gempa berada di 165 km Barat Laut Sumbawa Besar, NTB; 180 kilometer Timur Laut Mataram, NTB; 181 Timur Laut Taliwang, NTB; dan 225 km Timur Laut Singaraja, Bali.

Hingga pagi ini, pukul 08.25 waktu setempat belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan akibat gempa. "Kami sudah menyebar anggota dan berkoordinasi dengan wilayah kecamatan. Tapi sampai saat ini belum ada laporan kerusakan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa, Aris kepada VIVAnews,com, Jumat, 11 Maret 2011.

Dijelaskan dia, gempa yang berada di kedalaman 523 kilometer dan jarak dengan pusat gempa sampai 165 kilometer membuat gempa tak begitu terasa di wilayah Kota Sumbawa. "Kalau gempa itu di permukaan, baru bisa meluluhlantakkan kawasan terdekat."

Dua kecamatan, Kecamatan Lunyuk atau Batulantai diduga merupakan daerah tedekat dengan lokasi gempa. Namun, hingga saat ini belum ada laporan dari lokasi tersebut. "Kami sedang cek," tambah dia.

Belajar dari peristiwa tadi malam, tambah Aris, ia meminta petugas satuan tanggap darurat profesional dan langsung memberikan laporan yang akurat untuk memudahkan penanganan.

Sementara itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang. 'Ikuti protap, lari ke tempat terbuka, matikan kompor, sembunyi di bawah meja."

Sebelumnya, berdasarkan pantauan VIVAnews, saat gempa terjadi, sejumlah warga di Perumahan Pagutan Indah Kota Mataram langsung lari berhamburan dari dalam rumah. Aliran listrik yang padam semakin membuat panik. "Gempa, gempa... Cepat ke luar!" teriak beberapa orang sambil berlari ke area terbuka.

Kentongan dibunyikan bertalu-talu, memberi tahu warga agar ke luar rumah. Gonggongan anjing membuat suasana semakin mencekam. Meski terasa cukup keras, namun guncangan gempa tidak menimbulkan kerusakan di Mataram.

Gempa dini hari tadi juga dirasakan di Bali. Sejumlah wisatawan panik.

"Tidur seperti digoyang-goyang," dilaporkan Nur Farida Ahniar, wartawan VIVAnews.com yang tengah berada di kawasan Nusa Dua, Bali, Jumat dini hari, 11 Maret 2011. Dia melihat kaca-kaca di kamar hotel bergetar. Lemari kayu juga berderit. Sejumlah penghuni hotel berhamburan keluar. (Laporan: Edy Gustan| Mataram | kd)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
sang dewa tempur
11/03/2011
sangat sering dengan bencana gempa!!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru