NASIONAL

Anak Buah Asusila, Kapolres Jayapura Mundur

"Ini konsekuensi dari seorang pemimpin, saya menganggap diri saya gagal."

ddd
Selasa, 1 Maret 2011, 17:49
Ilustrasi polisi
Ilustrasi polisi (AP Photo/Firdia Lisnawati)

VIVAnews - Kapolresta Jayapura AKBP Imam Setiawan mengundurkan diri. Keputusan ini diambil Imam sebagai bentuk pertanggungjawaban setelah tiga anak buahnya melakukan tindakan asusila.

"Sebagai pimpinan tertinggi di jajaran Polres Jayapura Kota, saya bertanggung jawab dengan tindakan amoral ketiga oknum itu. Ini konsekuensi dari seorang pemimpin, saya menganggap diri saya gagal sehingga mengajukan pengunduran diri," kata Imam Setiawan kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa, 1 Maret 2011.

Menurut dia, surat pengunduran dirinya sudah dilayangkan ke Polda Papua, dan saat ini menunggu tindak lanjut dan proses yang dilakukan Polda.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa tindakan amoral ketiga anggotanya terhadap seorang tahanan wanita, sangat memalukan institusi. Ketiga oknum ini, kata dia, sudah ditindak disiplin. "Mereka sudah ganjar hukuman 21 hari ditahan, dijemur setiap hari dan penundaan kenaikan pangkat,’’ jelas Imam.

Mengenai tindakan pidana dalam kasus itu, Imam mengatakan belum bisa dilaksanakan karena belum ada pengaduan dari keluarga korban. "Kalau suami korban melapor, pasti saya proses ketiganya sesuai dengan hukum yang berlaku," kata dia.

Kasus memalukan ini bermula saat seorang tahanan wanita yang dirahasiakan namanya mengaku dipaksa melakukan  tindakan tidak bermoral oleh tiga oknum polisi. Sebelum diminta melakukan perbuatan tak terpuji itu, tahanan wanita ini dipaksa menenggak minuman keras.

Menanggapi pengakuan korban ini, Imam menegaskan bahwa, "Mereka melakukan perbuatan itu bukan karena pengaruh minuman keras. Tapi karena suka sama suka akibat interaksi kerap bertemu." 

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Jayapura juga meminta maaf kepada masyarakat atas tindakan ketiga anggotanya yang menyimpang dari tugas Polri sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat.

Terkait pengunduran diri Kapolresta dari jabatannya, praktisi hukum Papua Budi Setianto menganggap sebagai tindakan yang berlebihan. "Kan bukan Kapolresta yang melakukan, kenapa mesti mundur? Seharusnya dia memberikan sanksi hukuman yang setimpal dengan para oknum itu.’’

Budi juga meminta agar kasus ini didorong ke ranah pidana, agar ketiga oknum itu diganjar hukuman setimpal. "Sebagai bukti tanggung jawab, ya Kapolresta memberikan perlindungan kesempatan kepada korban apakah ingin membuat pengaduan atau tidak,’’ ucapnya.

Laporan: Banjir Ambarita | Papua



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
rakyat jelata
04/03/2011
"Mereka sudah ganjar hukuman 21 hari ditahan, dijemur setiap hari dan penundaan kenaikan pangkat" cuma segitu?? bagaimana yang dilecehkan??penderitaannya seumur hidup.
Balas   • Laporkan
icon
03/03/2011
Dasar praktisi hukum,, mengundurkan diri salah,ga mengundurkan diri juga salah,, maunya apa sih??tindakan kapolres itu sudah menunjukkan dia sbg prajurit bhayangkara yg bertanggung jawab.. Smg pak Imam bisa menjalankan tugas dgn baik di tempat yang baru,,
Balas   • Laporkan
amin
03/03/2011
Semoga bapak kapolres ini menjadi contoh teladan bagi semua pejabat dipemerintahan negeri kita tercinta ini, harus berani bersikap dan berbuat,serta punya prinsip yang baik saya doakan bapak kapolres mendapat jabatan yg lebih baik lagi ,amin
Balas   • Laporkan
ribut
03/03/2011
TERIMA KASIH kami haturkan pada AKBP Imam Setiawan yang mempunyai rasa TANGGUNGJAWAB BESAR terhadap jabatanya dan semoga menjadi contoh bagi PEJABAT PUBLIK DI REPUBLIK INI...... tetap semangat dan MERDEKA !
Balas   • Laporkan
cinta hukum
03/03/2011
Contoh buat jadi teladan nasional, salut buat pak imam,,, bawahan salah, pimpinan bertanggungjawab,,, pejabat yang lain kapan akan mengikuti ???
Balas   • Laporkan
micin
03/03/2011
Salut buat Kapolresta Jayapura....yang kecil aja mau bertanggung jawab, kenapa yang gede malah gak tau malu?
Balas   • Laporkan
Mantan Casis Bintara POLRI
03/03/2011
Gini aja saya kecewa berat tuh ma Anggota Bintara (3 orang) itu, kenapa mesti melakukan hal yang Amoral gitu ya, padahal untuk jadi seorang Anggota POLRI bukan sesuatu yg mudah gitu,.wah gak beres itu orang,. To Pak AKBP=>top cerrrrrrR
Balas   • Laporkan
IJ
02/03/2011
2 jempol buat Bapak AKBP Imam Setiawan. SANGAT PATUT MENJADI PANUTAN.
Balas   • Laporkan
Hari
02/03/2011
Hebat, fuantastis, role model seorang leader.!!!! Salut ndan....!!!
Balas   • Laporkan
saipull
02/03/2011
Sebelum SKEP pengunduran diri dikeluarkan Kapolda, Pak Imam masih punya tanggung jawab menyelesaikan kasus ke-3 anak buahnya. Saat kejadian berlangsung, beliau masih menjabat. Proses hukum harus terus berjalan.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id