NASIONAL

Evakuasi Seluruh WNI di Mesir Butuh 2 Minggu

Kira-kira berapa banyak pesawat yang akan digunakan untuk mengevakuasi WNI dari Mesir?

ddd
Rabu, 2 Februari 2011, 14:14
Aksi demonstrasi di Mesir
Aksi demonstrasi di Mesir (AP Photo/Xinhua, Cai Yang)

VIVAnews - Proses evakuasi Warga Negara Indonesia di Mesir akan dilakukan secara simultan. Gelombang pertama tiba siang ini, disusul gelombang kedua yang akan terbang dari Mesir dini hari nanti.

Dalam setiap evakuasi, rata-rata diangkut 400 WNI. Karenanya dibutuhkan waktu berhari-hari mengingat di Mesir ada lebih dari 6.000 WNI.

"Saat ini ada sekitar 6.200 warga yang akan diungsikan. Jadi, diperkirakan evakuasi ini akan selesai dua minggu," kata Menteri Perhubungan Freddy Numberi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Rabu 2 Februari 2011.

Evakuasi ini akan melibatkan berbagai maskapai penerbangan. Mereka yang akan terlibat dalam evakuasi termasuk maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air.

Kira-kira berapa banyak pesawat yang akan digunakan untuk mengevakuasi WNI dari Mesir? "Sekarang pendataan masih berlangsung. Kami mengikuti jadwal penerbangan Lion dan Garuda. Masih diatur," ujar Freddy.

Evakuasi gelombang kedua paling lambat akan terbang dari Kairo, Mesir, dini hari nanti waktu setempat. Diperkirakan, rombongan evakuasi gelombang kedua akan tiba di Indonesia pada 4 atau 5 Februari 2011.

Meski demikian, banyak warga Indonesia yang menolak dievakuasi dari Mesir. Sebagian besar dari mereka adalah penerima beasiswa.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyambut evakuasi gelombang pertama di Bandara Soekarno-Hatta. Jumlahnya sekitar 410 sampai 415 orang. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
cantika
02/02/2011
terus buruh waktu berapa lama PEMULANGAN TKI/TKW yg tinggal di kolong jembatan di ARAB SAUDI ... BAPAK MENTERI ...??? DIJAWAB YA BAPAK MENTERI
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com