NASIONAL

Presiden SBY: Ayo Bertanam Sayur di Rumah

"Untuk keluar dari 'acaman' anomali iklim, bukan hanya tanggung jawab petani."

ddd
Jum'at, 14 Januari 2011, 13:18
Presiden SBY menanam pohon
Presiden SBY menanam pohon (Biro Pers Istana Presiden/ Abror Rizki)

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak rakyat Indonesia untuk menggalakkan 'Rumah Pangan' di tempat tinggalnya masing-masing.

Itu dimaksudkan untuk menanggulangi efek anomali iklim yang berdampak pada kemerosotan dan ketersediaan pangan.

"Dengan memberdayakan setiap jengkal lahan di pekarangan rumah, kita maksudkan agar tidak sepenuhnya tergantung pada musim," kata Susilo Bambang Yudhoyono saat menghadiri pencanangan 'Gerakan Atasi Anomali Iklim' di Desa Lebo, Kecamatan Kota, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Jumat, 14 Januari 2011.

Beberapa tanaman yang bisa ditanam adalah cabe,  tomat, gambas atau singkong. "Bisa, rumah sekecil apapun, pekarangan seluas apapun bisa dibuat menanam atau ternak sekalipun," katanya.

Selebihnya, presiden mengajak semua elemen ikut berfikir dan mencari terobosan guna membantu petani dan nelayan untuk mampu keluar dari ancaman iklim ekstrim yang guna menjaga ketersediaan pangan.

"Untuk keluar dari 'acaman' anomali iklim, bukan hanya tanggung jawab petani. Tetapi kita semua harus ikut berfikir dan mencari jalan keluarnya," lanjut Presiden.

Dalam rangkaian itu, Presiden SBY ikut menyaksikan penandataganan kerjasama antara Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Indonesia dengan empat komponen pendukung. Yakni, dengan Perum Bulog, yang bersama KTNA bertugas melakukan pengadaan guna mengatur ketersediaan beras dan gabah.

Sementara, untuk ketersediaan gudang di bandara, dijalin kerjasama dengan PT Angkasa Pura Bandara Soekarno Hatta. Dan, untuk ketersediaan modal bagi petani dan nelayan di Indonesia, dijalin kerjasama dengan lembaga pembiayaan. Dan, untuk memperlancar distribusi hasil petani dan nelayan dijalin kerjasama dengan pusat penyalur.

Sebagai langkah awal dukungan pemerintah, kepada petani dan nelayan di Indonesia diberikan sumbangan 3 miliar beberapa jenis bibit ikan untuk disemai di persawahan.

Pada kesempatan itu presiden juga melakukan telekonfres dengan kelompok tani dan nelayan dari Makassar, Samarinda dan Medan.

Laporan: Tudji Martudji | Surabaya



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
tung
18/01/2011
Obsesi saya adalah bertanam sayur di halaman istana cikeas seusai revolusi rakyat ganyang SiBuYa.
Balas   • Laporkan
klpn
17/01/2011
asyik nt banyak sayur2an, biar sekalian inflasi sayuran, gak laku karna semua punya sayuran, asyik....:)
Balas   • Laporkan
syasya
17/01/2011
agaknya pak SBY gak punya orang2 pandai disekitarnya yg bisa kasih solusi yg masuk akal ........ yg ada hanyalah orang2 oon dan bisanya korupsi doang ............ wkwkwkwk .......... tinggal rakyatlah ygharus terima
Balas   • Laporkan
reni
14/01/2011
yang jelas penyediaan pangan itu tanggungjawab pemerintah,jangan se enaknya melempar tanggungjawab ke rakyat lagi. udah dibayar mahal kan untuk mengurus negeri ini,kerja yang bener!!!
Balas   • Laporkan
reni
14/01/2011
yang jelas penyediaan pangan itu tanggungjawab pemerintah,jangan se enaknya melempar tanggungjawab ke rakyat lagi. udah dibayar mahal kan untuk mengurus negeri ini,kerja yang bener!!!
Balas   • Laporkan
reni
14/01/2011
yang jelas penyediaan pangan itu tanggungjawab pemerintah,jangan se enaknya melempar tanggungjawab ke rakyat lagi. udah dibayar mahal kan untuk mengurus negeri ini,kerja yang bener!!!
Balas   • Laporkan
waukesha
14/01/2011
Pak SBY... tolong rakyat mu yg jadi petani, susah banget mau cari pupuk UREA bersubsidi, semua depot kosong... dan kalau ada pun utk mendapatkanya nya berbelit, harus pake kelompok tani segala, harus buat RDKK segala...
Balas   • Laporkan
ojolali
14/01/2011
Kasian tukang sayur Pak klo rakyat pada nanem sayur semua...
Balas   • Laporkan
Om Sammy
14/01/2011
Memang Pak SBY presiden paling top, sekarang rakyat disuruh nanem sayuran sendiri biar petani nganggur ganti profesi jadi sopir angkot
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id