NASIONAL

Indonesia Miliki 129 Gunung Tipe Aktif

"Tidak perlu was-was. Gunung Gede memang gunung berapi aktif, tapi masih normal."
Selasa, 14 Desember 2010
Oleh : Elin Yunita Kristanti, Mohammad Adam
Gunung Slamet

VIVAnews -- Kepala Bidang Pengamatan Gempa Bumi dan Gerakan Tanah Pusat Vulkanlogi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gede Suantika mengatakan saat ini ada 129 gunung tipe aktif di Indonesia.

Namun, bukan berarti semua diamati secara kontinyu. "Kami prioritaskan yang tipe A," kata Gede Suantika di Jakarta, Selasa 14 Desember 2010.

Gunung berapi tipe A, antara lain, Gunung Sinabung, Merapi di Sumatera Barat, Tandikat, Krakatau, Gede, Tangkuban Perahu, Galunggung, Salak, Ciremai.

Juga ada Slamet, Sindoro, Sumbing, Dieng, Merapi, Kelud.  Gede Suantika mengakui, ada kecenderungan peningkatan aktivitas. "Tapi yang kami rilis beberapa yang naik level 2 (Waspada).

Apakah Gunung Gede yang bertipe A harus membuat warga Jakarta was-was?  Gede Suantika menjawab: "Tidak perlu was-was. Gunung Gede memang gunung berapi aktif, tapi masih normal, belum meningkat ke Level 2."

Dia menambahkan, jika warga masih ragu, disarankan bertanya pada pusat pengawasan yang ada di sekitar gunung berapi.

Sejumlah letusan gunung pernah berimbas buruk pada Jakarta.  Pada 4-5 Januari 1699, Gunung Salak meletus. Dari puncaknya setinggi dua ribu meter, gunung itu menyemburkan abu dan batu. Ribuan kubik lumpur muncrat. Puluhan ribu pohon tumbang, menyumbat aliran Sungai Ciliwung, membekap kali dan tanggul di Batavia, kota yang dibangun meniru Venesia. Banjir lumpur tak terelakkan. Kota mendadak menjadi rawa.

Kemudian, pada  27 Agustus 1883, Gunung Krakatau meletus, efeknya juga sampai Jakarta.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found