NASIONAL

Hari ini Merapi 7 Kali Sembur Wedhus Gembel

Tercatat ada empat kali letusan eksplosif yang diawali dengan gempa ringan.
Senin, 1 November 2010
Oleh : Eko Priliawito, Sandy Adam Mahaputra
Letusan Gunung Merapi 2010

VIVAnews -Kapan Gunung Merapi akan kembali tenang, dia dan tidak menyemburkan awan panas lagi, belum ada yang bisa pastikan. Meramalnya juga susah. Jumat pekan lalu dia sempat tenang, tapi Sabtu dini hari berulah dengan menyeburkan abu vulkanik yang membuat warga Jogya panik sebab dikira wedhus gembel.

Hari Minggu kemarin relatif tenang, tapi hari ini dia bendetum lagi yang diikuti oleh hembusan awan panas alias wedhus gembel yang mengarah ke timur, Boyolali dan Klaten.

Pada hari ini tercatat ada empat kali letusan eksplosif yang diawali dengan gempa ringan dari puncak Merapi,

Berdasarkan data di Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, tercatat aktivitas seismic Merapi hingga pukul 18.00 WIB sebagai berikut: gempa guguran sebanyak 100 kali, gempa multipase 13 kali, gempa low frekuensi tiga kali, dan tujuh kali mengelurkan awan panas.

Hingga malam ini, korban meninggal dunia bertambah satu orang akibat luka bakar terkena wedus gembel. Jadi total korban meninggal dunia sudah 39 orang, korban luka bakar yang masih dirawat sebanyak enam orang, empat orang dirawat di RS Sardijto dan dua orang di RS Bethesda.

Sebelumnya, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono mengatakan bahwa gunung yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah itu belum memberikan tanda-tanda akan diam.

"Belumlah. Tadi juga meletus, bahkan aktivitasnya pada hari ini masih cukup tinggi," kata dia.

Akibat aktivitas Merapi yang terus bergejolak, membuat warga disekitar lerang Gunung Merapi khususnya Kabupaten Sleman memilih untuk tetap berada di tempat pengungsian. Bahkan jumlahnya terus bertambah pasca letusan Merapi hari ini. Total pengungsi hingga malam ini 19.548 jiwa.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found