132 Barak Hunian Baru di Wasior Dibangunan

Banjir bandang di Wasior, Papua
Sumber :
  • AP Photo/Abdul Muin

VIVAnews - Pemerintah mulai membangunan 132 barak hunian sementara bagi ribuan pengungsi bencana banjir Bandang Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat. Hunian sementara itu dibangun di Kampung Ramiki Distrik Wondiboy, yang jaraknya sekitar 7 Km dari Wasior.

"Menampung sekitar 1.548 Kepala Keluarga. Dibangun bersamaan denganĀ  berakhirnya masa tanggap darurat," ujar DJ Sawaki, Ketua Tim Penanggulangan Bencana Wasior Provinsi Papua, Minggu 24 Oktober 2010.

Barak hunian sementara itu, lanjutnya, kontruksinya dari kayu, dan akan dilengkapi dengan sanitasi yang tetap diperhatikan aspek kesehatan. Diharapkan dapat ditempati pengungsi di Wasior maupun dari luar Wasior.

Sementara ini sesuai data terakhir, jumlah pengungsi Wasior, yang berada di Wasior, Manokwari, Nabire, Jayapura, maupun kota lain sekitar 9.015 orang.

"Di Wasior ada sekitar 2.000 jiwa, sedangkan ribuan lainnya berada di luar," ucapnya.

Saat ini, sebanyak 4.000 pengungsi di Manokwari yang berada di penampungan mulai dihinggapi berbagai penyakit seperti ISPA, malaria dan diare. Selalin itu dampak sosial lainnya, seperti masalah biologis.

"Kami sedang memikirkan untuk membangun tenda khusus, pasalnya masalah biologis ini juga dampaknya sangat kuat," tandasnya.

Bencana Wasior menyisahkan sejumlah trauma dan penderitaan. Ada 905 murid sekolah yang terganggu pendidikannya.

Sementara jumlah terakhir korban yang meninggal akibat terjangan banjir bandang, sebanyak 161 orang. Sementara yang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian 145 orang.

Pemerintah Provinsi dan kabupaten masih melakukan kajian untuk kemungkinan memindahkan ibukota Teluk andama yakni wasior ke tempat lain, karena lokasinya yang sangat rawan diterjang banjir.
"Masih dilakukan kajian sekaligus mencari lokasi lain, untuk memindahkan kota Wasior," tandasnya.

Sementara anggota DPD RI dari Provinsi Papua Barat, Sikia Manipau, meminta pemerintah pusat menetapkan bencana Wasior sebagai bencana Nasional. "APBD yang dimilik Teluk Wondama tidak akan sanggup untuk membiayai rehabilitasi dan rekontruksi pembangunan Wasior," ucapnya.

Ia juga menekan pemerintah, memperhatikan masalah pendidikan bagi korban Wasior, sebab, akibat bencana banjir, kegiatan pendidikan di Wasior lumpuh total.

Kementerian Haji Meminta Jemaah Umrah Harus Keluar dari Arab Saudi pada 6 Juni


Laporan: Banjir Ambarita| Papua

Dr. BRA. Mooryati Soedibyo

Haru, Angelina Sondakh Ungkap Inspirasi Kebaikan Mendiang Mooryati Soedibyo

Pada masa mengemban gelar sebagai Putri Indonesia, Angelina Sondakh sangat dekat dengan Mooryati Soedibyo.

img_title
VIVA.co.id
25 April 2024