NASIONAL

Harimau Makan Manusia dan Tunggui Mayatnya

Kalaupun membunuh manusia, harimau tak akan menyentuh jasadnya. Ini sebuah petanda.

ddd
Kamis, 23 September 2010, 13:48
Harimau Sumatera
Harimau Sumatera (satwapunah.info)

VIVAnews -- Seorang petani sawit, Sugianto (35), warga Dusun Air Raja, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, tewas dimakan harimau.

Tragisnya, warga yang mengetahui kejadian tersebut tidak berani mengevakuasi mayat korban. Sebab, binatang buas itu terus menjaga dan menunggui mayat korban.

Kapolsek AKP Banjar Nahor mengatakan, kejadian menggenaskan tersebut terjadi pukul 11.00 WIB , Senin 20 September 2010. Sugianto diterkam dan dimakan harimau saat memanen sawit di kebunnya.

Kondisi mayat Sugianto mengenaskan. Dada, hati, paru-paru dan jantungnya hilang dimakan harimau. "Ketika ditemukan masyarakat, harimau tersebut menunggui mayat korban. Warga tak berani mengevakuasi. Setelah ada bantuan dari kepolisian baru bisa dievakuasi," kata AKP Banjar Nahor.

Sebelum membawa jenazah korban, petugas dan masyarakat mengusir harimau terlebih dahulu.  Ini bukan kali pertamanya harimau mengamuk dan memangsa manusia.

Organisasi World Wildlife Fund (WWF) pernah mengatakan bahwa perusakan hutan adalah akar dari permasalahan tersebut . Harimau yang terganggu habitatnya mengalami krisis dan marah. Akibatnya fatal, harimau lalu mulai menyerang manusia. Padahal, dalam keadaan normal, harimau Sumatera menjauhi manusia.

Kalaupun mereka membunuh manusia, harimau tak akan menyentuh jasadnya. Insiden harimau memangsa manusia, adalah pertanda. Para harimau mengalami depresi dan lapar. "Mereka tak punya tempat lagi untuk hidup," kata staf badan konservasi Nurazman Nurdin.

Laporan: Ali Azumar | Riau

BACA JUGA

Bechkam: Dari Jebol Gawang Hingga Dunia Malam

Lippo: Kami Beruntung Tinggal di Indonesia

Enam Kabupaten Super Kaya di Indonesia

Gadis Ini Terlelap Selama Dua Minggu

Bikini Berlian Ini Senilai Rp270 miliar



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
funmaker
13/01/2011
ezar rakasiwi harimau nya suruh aza tuh ke jakarta kan banyak koruptor2 yg makanin dwt rakyat tp didiemin aza , lepas aza biar tuh para koruptor abis dimakanin sm harimau nya ,biar penjaranya ga terlalu penuh. SETUJU !!!!
Balas   • Laporkan
Rahmadi
25/09/2010
Harimaunya suruh datng ke dapartemen ke hutanan, minta hutannya di kembalikan seperti dulu lg setidaknya di Reboisasi total lahan yg sudah di Exploitasi oleh mereka2 pemegang HPH jgn ambil kayunya aj..?tp tdk mau menanamnya lg?
Balas   • Laporkan
titin
23/09/2010
ciieeee...ciieee.... harimau lagi naik daun.... banyak yg bela tuh.... hehehheh....
Balas   • Laporkan
buas (buaik sekali)
23/09/2010
kalo mau gak terancam contoh aja kayak komodo di P.Rinca dan P.Komodo pindahin aja kepulau yang kosong kan banyak tuh Indonesia, makanannya aja dilepas dulu biar berkembang biak. Jadi deh obyek wisata kalo kebanyakan obyek berburu
Balas   • Laporkan
aaaa
23/09/2010
TAK APE LA
Balas   • Laporkan
ezar rakasiwi
23/09/2010
harimau nya suruh aza tuh ke jakarta kan banyak koruptor2 yg makanin dwt rakyat tp didiemin aza , lepas aza biar tuh para koruptor abis dimakanin sm harimau nya ,biar penjaranya ga terlalu penuh
Balas   • Laporkan
Binsar P. Siagian
23/09/2010
Kenapa manusia harus pergi ke pemukiman harimau sih? Kali harimaunya merasa terusik kebebasan berpandangan hidup dan kenyamanan pergaulan hidup di alamnya sendiri. Mustinya itu orang kumpul tanda tangan sebanyak 60 ekor harimau dulu dong. Ha, ha, ha, haaa
Balas   • Laporkan
Pram
23/09/2010
Kejadian ini sudah sering terjadi, kami memohon kepada Bapak Presiden yang sangat tanggap terhadap banyak kejadian. Tolong dibuat lebih banyak hutan - hutan buatan yang sangat berguna bagi satwa. Mohon perhatian Pemerintah...
Balas   • Laporkan
RainLockheart
23/09/2010
pemilik kebun kelapa sawit buka mata kalian.lihat uda ada 1 orang yg jadi korban karena keserakahan kalian.jangan salahkan harimau.karena harimau itu hewan.jadi mereka hanya punya naluri.tapi manusia harus nya punya akal budi....
Balas   • Laporkan
iisrajab
23/09/2010
STOP PENEBANGAN HUTAN..... !!!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com