NASIONAL

Titik Rawan Longsor Jalur Mudik Selatan Jawa

Kalau jalur selatan rawan longsor, di utara rawan banjir. Di mana sajakah titik-titiknya?
Kamis, 26 Agustus 2010
Oleh : Umi Kalsum
Jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) di Lamongan diperbaiki untuk Mudik

VIVAnews - Pemudik yang akan melintas lewat jalur selatan diimbau lebih berhati-hati. Sebab dengan dengan curah hujan yang masih tinggi dan tanah berbukit, serta curam, jalur ini menjadi rawan bencana longsor.
 
“Pada kawasan jalur selatan Jawa ini mulai dari Jawa Barat hingga perbatasan Jawa Tengah  banyak daerah cecar, bukit curam, batuan berlapis banyak dan curah hujan relatif tinggi,” kata Sutikno, peneliti dari Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis, 26 Agustus 2010
 
Sedangkan jalur mudik-balik yang melewati kawasan utara pulau Jawa, kata Sutikno, relatif lebih aman dari bencana longsor, namun ancaman banjir setiap saat dapat terjadi.
 
“Dengan kondisi cuaca seperti saat ini dipastikan jalan di Pantura akan ada genangan air bahkan ada beberapa tempat yang kemungkinan terjadi banjir,” tegasnya
 
Khusus untuk Daerah Istimewa Yogyakartai, Sutikno menyatakan kabupaten yang saat ini rawan terhadap bahaya longsor adalah jalur mudik-balik yang melewati Kabupaten Kulonprogo dan  Kabupaten Gunungkidul.
 
“Beberapa daerah yang dilewati pemudik di Kabupaten Kulonprogo dan Gunungkidul rawan terjadinya longsor, bahkan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang berbatasan dengan DIY juga rawan terjadinya tanah longsor,” tandasnya
 
Dengan kondisi daerah yang rawan terhadap tanah longsor dan bencana banjir ini, maka menghadapi arus balik yang akan segera tiba maka pemerintah kota atau daerah setempat diminta mempersiapkan tim tersendiri untuk memantau daerah-daerah yang dinyatakan rawan terhadap bencana.
 
“Saya hingga saat ini saya belum melihat adanya kesiapan dari pemerintah setempat untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang semakin tak menentu yang diperkirakan akan berlangsung hingga hari raya Lebaran," kata dia. Sebab kondisi  ini berpotensi mengganggu jalannya arus mudik-balik Lebaran tahun ini.

Laporan: KDW | Yogyakarta

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found