NASIONAL

Polisi Tertembak, Kapolres Sebut Kecelakaan

Tetapi, polisi tetap akan menyelidiki lebih lanjut penyebab pistol bisa meletus.

ddd
Kamis, 8 Juli 2010, 14:54
foto ilustrasi
foto ilustrasi  

VIVAnews - Kapolres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, AKBP Joas Feriko Panjaitan, menyatakan kematian Bripka Dedi Kusnadi (34) anggota Sat Lantas Polres Bantul, merupakan kecelakaan.

Kapolres menjelaskan, saat istri korban Agustina menyiapkan baju dan perlengkapan dinas lainnya termasuk senjata sebelum berangkat kerja.

"Saat itu pula, tiba-tiba senjata meletus dan mengenai bagian pingang bagian belakang," terangnya di Mapolres Bantul, DIY, Kamis, 8 Juli 2010.

Kepastian senjata meletus tiba-tiba dan mengenai tubuh Bripka Dedi setelah penyidik melakukan interogasi kepada istri korban saat dirumah sakit PKU Muhammadiyah Bantul, yang masih shock akibat suaminya meninggal.

"Dalam pengakuannya, pada saat kejadian di asrama polri no 11A yang tepat berada di belakang Polres Bantul tidak ada orang lain selain korban dan istrinya," katanya.

Joas Feriko menyatakan, berdasarkan keterangan istri korban, kejadian meletusnya senjata api yang mengakibatkan Bripka Dedi tewas karena kecelakaan. Namun demikian pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut penyebab pistol milik korban dapat meletus.

"Faktanya Dedi Kusnadi meninggal akibat letusan senjata api. Itu kecelakaan karena saat kejadian dia sedang persiapan tugas, pada jam 6 melakukan pengamanan dipenggal-penggal jalan," tandasnya

Untuk memastikan penyebab pistol meletus apakah akibat tertarik pelatuknya atau karena terjatuh sedang dilakukan penyelidikan oleh Lapfor Polda Jateng.

"Kalau senjatanya jatuh dan meletus tentunya yang tertembak pada bagian kaki, namun bagian yang tertembak adalah bagian pinggang bagian belakang. Kepastian penyebab pistol jenis revolver itu masih dalam proses penyelidikan," paparnya.

Penyidik kata Joas Feriko belum melakukan pemeriksaan secara mendalam kepada istri korban karena masih dalam kondisi sock dan tidak manusiawi juga melakukan pemeriksaan disaat sedang berkabung.

"Kita belum melakukan pemeriksaan secara mendetail kepada istri korban dan keluarganya karena masih dalam suasana berkabung,"tandasnya

Sementara rumah korban yang berada di asrama Polri No 11 A, tepatnya di belakang Polres Bantul masih dipasangi police line guna olah TKP dan penyelidikan yang dilakukan oleh Lapfor Polda Jateng. (hs)

Laporan: KDW | Yogyakarta



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru