NASIONAL

Pejabat dan Sesepuh Polri Hadiri Sidang Susno

Diantaranya Ketua MK, KY, Komnas HAM serta mantan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah.

ddd
Senin, 24 Mei 2010, 10:12
Susno Duadji Menolak Diperiksa Divpropam
Susno Duadji Menolak Diperiksa Divpropam (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Sejumlah tokoh dan purnawirawan Polri akan menghadiri sidang praperadilan yang diajukan mantan Kabareskrim Mabes Polri, Susno Duadji, hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menurut rencana sidang gugatan Susno atas penahanan dirinya itu akan digelar pukul 10.00 WIB. Dalam rilis, pengacara Susno Ari Yusuf Amir , menyebutkan bahwa sejumlah nama pejabat yang akan hadir dalam sidang tersebut. Diantaranya, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas, dan Ketua Komisi Nasional HAM Ifdal Kasim.

Selain itu, kata Ari, akan hadir juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafi'i Ma'arif dan mantan Hakim Agung Bismar Siregar.

Sementara dari jajaran purnawirawan perwira tinggi Polri akan hadir antara lain mantan Ketua Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan Munir, Brigjen Marsudi Hanafi. "Insya Allah para tokoh tersebut akan hadir," kata Ari Yusuf Amir.

Menurut Ari, sidang praperadilan ini memang menarik perhatian publik. "Mereka akan hadir untuk memastikan hakim berani bersikap mandiri dan mampu menolak adanya intervensi," tegas Ari.
 
Melihat fakta-fakta hukum yang ada, Ari optimis hakim akan mengeluarkan ketetapan bahwa penahanan Susno Duadji tidak sah. Sejauh ini, kata dia, penahanan Susno Duadji hanya didasarkan pada satu alat bukti saja yakni pengakuan Sjahril Djohan yang disebut sebagai aktor besar mafia kasus di tubuh Polri.

Sjahril saat ini juga ditahan oleh Mabes Polri. "Sangat berbahaya kalau hanya berdasarkan pengakuan seseorang, apalagi dia juga menjadi tersangka," kata Ari.
 
Sikap hakim yang mandiri dan berani menolak kesewenang-wenangan polisi, lanjut Ari, akan sangat membantu menciptakan iklim yang kondusif dalam pemberantasan mafia hukum. "Masyarakat akan makin berani dan bersikap proaktif dalam ikut memberantas mafia hukum," tegasnya. (wm)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
ariprnm
24/05/2010
Saya mendukung sekali kalau hakim bersikap netral dan tidak mudah di intervensi ... ingat dipundak kiri kanan kita ada malaikat yg mencatat tindakan kita yang jadi catatan laporan pada Yang Maha Kuasa
Balas   • Laporkan
king imong
24/05/2010
Setuju..pasrahkan pada tuhan dan terus berdoa yang benar adalak benar yang bathil adalah bathil danakan di beri azab
Balas   • Laporkan
kermit
24/05/2010
Tunggu aja penyidikan n pengadilan akhirat yang tak ada rekayasa.....
Balas   • Laporkan
kermit
24/05/2010
Tunggu aja penyidikan n pengadilan akhirat yang tak ada rekayasa....
Balas   • Laporkan
mafia
24/05/2010
keadilan yg hakiki hanya ada di akhir hidup kelak pak...didunia ini keadilan hanya semu dan tdk ada.....
Balas   • Laporkan
teguh
24/05/2010
isnyaallah, kebenaran & keadilan akan tercipta hari ini...Hidup Panglima Pemberantasan korupsi...Pak SUSNO DUAJI....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id