NASIONAL

Siapakah Gayus Tambunan?

Ia hanya pegawai pajak golongan IIIA yang gajinya berkisar Rp 1,6 sampai Rp 1,8 juta/bulan

ddd
Selasa, 23 Maret 2010, 10:24
Gayus Tambunan
Gayus Tambunan (www.rileksbook.com)

VIVAnews - Usianya masih 30 tahun. Tapi sepak terjangnya sudah menggegerkan Mabes Polri. Gayus Halomoan Tambunan, belakangan ini namanya santer disebut sebagai makelar kasus pajak yang ditangani tidak sesuai aturan alias penuh rekayasa. Kasus ini diduga melibatkan sejumlah jenderal di kepolisian.

Namanya pertama kali disebut oleh mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji.  Susno menyebutkan Gayus memiliki  Rp 25 miliar di rekeningnya, namun hanya Rp 395 juta yang dijadikan pidana dan disita negara. Sisanya Rp 24,6 miliar tidak jelas.

Dalam kasus pajak ini Gayus dibidik Polri dengan 3 pasal, yakni pasal penggelapan, pencucian uang, dan korupsi, namun di persidangan dia hanya dituntut dengan pasal penggelapan. Hakim memvonisnya dengan hukuman 1 tahun percobaan. Belakangan dia dibebaskan.

Uang sebanyak itu tentu saja mengejutkan menilik Gayus hanya pegawai pajak golongan IIIA. Dirjen Pajak Mochmamad Tjiptardjo pun tidak kalah terkejutnya.

Sebagai perbandingan, gaji PNS golongan IIIA dengan masa jabatan 0 sampai 10 tahun hanya berkisar antara Rp 1.655.800 sampai Rp 1.869.300 per bulan. Namun angka ini belum memperhitungkan tunjangan menyusul adanya remunerasi di Ditjen pajak

Di kantor pusat pajak, Gayus memegang jabatan sebagai Penelaah Keberatan Direktorat Jenderal Pajak. Namun seiring merebaknya kasus markus ini, jabatan Gayus langsung dicopot. Dia kini hanya menjadi pegawai pajak biasa. Seharian kemarin Gayus menjalani pemeriksaan di Direktorat Kepatutan Internal Transformasi Sumbaer Daya Aparatur (KISDA) Pajak.

Sejauh ini Gayus memang masih menjadi pegawai pajak. Ditjen Pajak belum mengambil tindakan memecatnya karena menilai kasusnya masih simpang siur. Rekeningnya juga masih diperiksa, apakah dana itu terkait pekerjaannya atau tidak.

Gayus sendiri sebelumnya menegaskan, uang miliknya sebanyak Rp 395 juta sudah disita karena kasus penggelapan. Sedangkan sisanya yang Rp 24 miliar dibantah untuk bancakan para polisi. Uang itu kata dia ditarik untuk pelaksanaan proyek milik teman bisnisnya yang tinggal di Batam, Andi Kosasih, yang akan membuat ruko di Jakarta Utara.

Gayus mengaku hubungannya dengan Andi sangat dekat sebagai partner bisnis, mulai dari properti, tambang, dan lainnya. Karena itu ia menganggap wajar uang sebesar itu dititipkan kepada dia. Namun Susno Duadji tetap yakin ada praktik markus dalam kasus pajak Gayus Tambunan. Vonis ringan terhadapnya adalah salah satu bukti yang tidak terbantahkan.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
warisman
16/08/2011
memang korupsi, sampingan yang berkesempatan kalau rakyat kecil mau korupsi apa? HANYA KEPADA MU TUHAN AKU MENGADU !!!
Balas   • Laporkan
Darto
02/02/2011
Kenapa cuma orang kecil yg di hukum berat.contoh maling ayam di hukum berapa bulan tanpa bisa jalan2 keluar.ini yg penjahat gede malah bebas berkeliaran.
Balas   • Laporkan
adi
31/01/2011
hukum mati semua koruptor
Balas   • Laporkan
Wokcilik
31/01/2011
Kita wong cilik cuma bisa berdoa,semoga anak dan cucu koruptor semua tujuh turunan yang makan duit haram dirajam dineraka jahanan..!!!
Balas   • Laporkan
yetty
19/01/2011
yg dihukum berat jgn hanya gayus saja, tp ungkap, tangkap, proses, dan hukum jg orang2 yg ikut terlibat kalau hanya gayus doang yg dihukum, gak adil krn perbuatan gayus bs terjd krn adanya orang2 di sekitarnya yg ikut membantu sanggupkah indonesia ??
Balas   • Laporkan
aldo
19/01/2011
pak gayus yang terhormat,silakan semua unek-unekmu di keluarkan.kasiankan sejengkal lagi kamu uda masuk penjara,dari pada sendiri to om gayus yang baik hati.biarkan namamu menjolok de negeri yang amat terlena dengan korupsi ini
Balas   • Laporkan
hary
18/01/2011
penghasilan pemungut pajak terlalu kecil sehingga dia gampang tergiur oleh penyogokan...pikirkan masa depan...bagaimana bisa menurunkan tingkat korupsi...
Balas   • Laporkan
Antono
18/01/2011
klo pemimpin kita,mulai dari presiden sampai pj.kecil dan pejabat publik lainnya masih gila harta untuk menumpuk didunia ini,tanpa sadar bahwa didunia ini adalah merupakan persiapan untuk hidup enak diakhirat nanti artinya berusaha ke surga,mk.spt inilah.
Balas   • Laporkan
sudah muak
16/01/2011
gayus boneka orang2 gede ,bagai mana para penyidik berani menghukum .... jangankan menghukum yang ada juga pada menjilat2 gayus biar dapet cipratan ,dasar negara ini memang mental korup
Balas   • Laporkan
dicky
14/01/2011
banyakny dari mane kau dapat duit tu gayus
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru