NASIONAL

Tak Bisa Semua Perangkat Desa Jadi PNS

Harusnya perangkat desa fokus pada tuntutan kesejahteraan.

ddd
Rabu, 3 Februari 2010, 14:33

VIVAnews - Sejumlah Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat meminta supaya perangkat desa tidak hanya menuntut untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mereka harusnya fokus menuntut kesejahteraan.

Hal itu terungkap saat Komisi II menerima sejumlah perwakilan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Rabu 3 Februari 2010. Dalam tuntutannya, perangkat desa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia itu meminta supaya diangkat menjadi PNS. Menurut mereka dengan diangkat menjadi PNS maka ada kepastian status.

Namun anggota Komisi II dari Golkar, Basuki Tjahaya Purnama, menyatakan tuntutan itu terlalu kecil. “Perangkat desa jangan terlalu menuntut untuk menjadi PNS. Itu tuntutan yang sangat kecil sekali,” katanya. Menurutnya, perangkat desa mempunyai peranan yang cukup besar dalam dunia politik lokal. “Perangkat desa langsung berhadapan dengan masyarakat,” ujarnya.

Basuki menilai salah satu hal penting yang harus diperhatikan dari perangkat desa adalah masalah kesejahteraan. Selama ini kesejahteraan perangkat desa memang masih jauh dari layak. “Yang bisa kita angkat (jadi PNS), ya kita angkat. Untuk yang belum, bagaimana kita memikirkan kesejahteraannya,” katanya.

Anggota Komisi II dari Partai Demokrat, Djufri, menilai sangat berat untuk mengangkat seluruh perangkat desa menjadi PNS. Apalagi sampai saat ini masih banyak tenaga honorer yang belum kunjung diangkat menajdi PNS. “Tapi ada langkah-langkah dari kita untuk lebih mensejahterakan perangkat desa,” kata mantan Walikota Bukittinggi itu.

Gamari Sutrisno dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera menyatakan dalam pertemuan itu, semua pihak terkait harus melakukan koordinasi karena pengangkatan perangkat desa menjadi PNS berkaitan dengan anggaran. “Keinginan untuk menjadi PNS kami hargai, tapi harus melihat kondisi keuangan negara,” katanya.       

Di hadapan sekitar tiga puluh orang perwakilan PPDI yang hadir diruang rapat yang dipimpin Ketua Komisi II Burhanuddin Napitupulu (F-PG), Gamari menyatakan bahwa Komisi II siap memperjuangkan kesejahteraan perangkat desa. “Yang akan kami perjuangkan bagaimana perangkat desa mendapat kesejahteraan,” ujarnya.

Sementara itu juru bicara PPDI Ubaidi Rosidi yang berasal dari Tegal Jawa Tengah menjelaskan bahwa saat ini perangkat desa memerlukan kejelasan status. “Walaupun digaji satu juta rupiah, tapi status sangat penting bagi kami,” katanya.

Di hadapan Komisi II, Ubaidi menyadari bahwa tidak semua perangkat desa dapat diangkat menjadi PNS. Faktor usia dan jenjang pendidikan menjadi salah satu ganjalan. “Faktor pendidikan dan usia menjadi pertimbangan,” ujarnya.

Meskipun menyadari faktor-faktor pertimbangan tersebut, Ubaidi menyatakan tetap meminta supaya perangkat desa dapat diangkat menjadi abdi negara. “Kami minta diangkat menjadi PNS,” katanya. Lebih jauh ia menjelaskan bahwa sejak tahun 1990, perangkat desa dijanjikan tentang kesejahteraan, namun hingga bertemu Komisi II, janji itu belum terwujud.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Asep
13/07/2011
tolong perhatikan nasib kami bapak-bapak anggota dewan yang terhormat. teman-teman pns dapat gaji ke 13 sementara perangkat desa gigit jari, padahal pekerjaan dan seragam kita sama dengan pns. setuju mas ubaidi selain kesejahteraan kita juga butuh status
Balas   • Laporkan
QQ
14/06/2011
Ujung pangkal penilaian kemajuan pembanguan adalah desa, bagaimana desa bisa membangun kalau kesejahteraa perangkatnya tidak diperhitungkan. perangkat desa menjadi PNS sangat harus diperimbangkan.
Balas   • Laporkan
NUR HASAN
07/06/2011
Perangkat Desa yang memenuhi syarat bisa diangkat menjadi PNS , adalah harga mati.
Balas   • Laporkan
AHEQ
31/01/2011
Perangkat desa itu memang layak untuk diperhitungkan pihak pemerintah, karna merupakan suatu bagian dari pemerintahan itu sendiri, dan kalaupun tidak semua diangkat tapi setidaknya bisa bertahap, dan mempunyai status prmanen, shigga tdk dapat dipolitisir.
Balas   • Laporkan
AHEQ
31/01/2011
Perangkat desa memang perlu untuk dipertimbangkan keberadaannya, karna merupakan bagian dari pemerintahan yang ada, dan hendaknya mempunyai status yang jelas..
Balas   • Laporkan
rooney
14/01/2011
2011 perangkat desa sudah pns semua itu harapan kami
Balas   • Laporkan
ADE.C
01/01/2011
Ya pemrintah,..berikanlah perangkat desa itu ketenangan dlm bekerja, berikanlah status buat kami sebagai PNS, agar kami tidak perlu terlau memikirkan besok dapat duit ga buat mkan keluarga,..jd tolong..... tolong...tolong .....!!!!!
Balas   • Laporkan
Al fuzaqi
14/12/2010
Kalau tidak diangkat jadi PNS mari kita mogok narik Pajak sebab uang pajak yang kita tarik dari masyarakat hampir separoh lebih buat Gaji para PNS, kita yang nari tapi mereka yang menikmati.
Balas   • Laporkan
nurzzlee
12/12/2010
perangkat desa adalah ujung tombak dari pemerintahan, seharusnya nasibnya juga diperhatikan, perangkat desa adalah harus PNS
Balas   • Laporkan
ww
06/12/2010
hendaknya yang diangkat jadi PNS semua kepala urusan yang ada di desa biar tidak ada kecempburuan serti PNS nya Skdes
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru