NASIONAL

Di Atas Kapal, SBY Terima Telepon dari Mekah

Saat di atas Kapal Feri Siwa Lima di perairan Teluk Ambon, SBY menerima telepon khusus.

ddd
Rabu, 25 November 2009, 16:23
 
  (Abror Rizki)

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, Rabu 25 November 2009 masih berada di Ambon, Maluku dalam rangka kunjungan.

Saat berada di atas Kapal Feri Siwa Lima di perairan Teluk Ambon, SBY menerima telepon khusus.

"Presiden mendapat laporan langsung dari Menteri Agama [Suryadharma Ali] dari Mekah," kata Juru Bicara Kepresidenan, Julian Adrian Pasha di Ambon, Rabu 25 November 2009.

Menurut Julian, laporan tersebut menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan haji berjalan baik dan lancar.

"Namun, memang ada beberapa hal, misalnya seperti korban meninggal yang  perlu dikonformasikan lagi jumlahnya. Ada sekitar 100 orang yang meninggal di Mekah," kata Julian.

"Intinya ada beberapa kendala seperti musibah, namun ini hal yang wajar," tambah Julian.

Seperti dimuat laman Departemen Agama, melalui Menteri Agama, SBY berpesan pada para jamaah haji ang tengah melakukan prosesi wukuf di Arafah tetap bersabar dalam melaksanakan ibadah. Sebab, situasi penyelenggaraan haji sangat massal, sehingga ibadah ini hanya dapat dilaksanakan dengan kesabaran itu. Jemaah juga diminta menjaga kata-kata agar tetap menjadi jemaah yang mabrur.

"Saya pernah mengalami situasi haji yang memang sangat massal. Tolong sampaikan salam saya kepada jemaah haji Indonesia. Saya mohon mereka berdoa untuk kebaikan jemaah sendiri, untuk keluarganya, dan juga berdoa untuk kebaikan bangsa Indonesia secara keseluruhan," kata SBY kepada Suryadharma Ali lewat telepon.

Sementara,  Menteri Agama melaporkan bahwa jemaah haji Indonesia saat ini tengah bergerak dari Kota Mekah Al-Mukaramah menuju ke Arafah. Jumlah jemaah Indonesia yang melaksanakan wukuf adalah 209.824 orang, terdiri atas jemaah regular 191.744 orang, jemaah dengan BPIH khusus 17.030, dan jemaah haji nonkuota sebanyak 1.050 orang.

"Alhamdulillah, semua jemaah haji dalam keadaan baik dan sehat. Namun sebanyak 106 orang wafat sebelum wukuf di Arafah, dan saat ini terdapat 151 orang tengah dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia serta di RS Arab Saudi. Jemaah yang sakit akan kita bantu dengan safari wukuf," kata Suryadharma Ali.

Menteri Agama juga melaporkan bahwa jemaah haji bertolak dari Mekah menggunakan bus dan mobil yang minimal memuat sedikitnya 25 orang.

Mereka mengenakan kain ihram hingga melontar Jamarat. "Insya Allah, mulai tanggal 14 Zulhijah atau 1 Desember 2009, jemaah yang telah menyelesaikan semua ritus haji mulai kembali ke tanah air dengan keadaan selamat. Kepulangan jemaah diharapkan berakhir 31 Desember 2009," ujar Menteri Agama.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru